Berita

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell/Net

Dunia

Joseph Borrel Desak Anggota Uni Eropa Beli Lebih Banyak Amunisi untuk Ukraina

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 13:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jumlah pembelian amunisi untuk Ukraina masih jauh dari target. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mendesak seluruh anggota agar memesan lebih banyak persenjataan yang disumbangkan.  

Hal itu ia ungkap selama pertemuan para menteri pertahanan Uni Eropa di kota Toledo, Spanyol, para Rabu (30/8).

Borrel menjelaskan bahwa Uni Eropa telah mempermudah anggotanya melakukan pemesanan, mereka menandatangani kontrak kerangka kerja yang memungkinkan pembelian bersama untuk peluru kaliber 155 milimeter.


"Sekarang (terserah) kepada negara-negara anggota untuk mengeluarkan perintah konkrit dalam kerangka perjanjian ini dengan industri,” kata Borrell, seperti dimuat The Star.

Maret lalu, negara-negara Uni Eropa telah menandatangani perjanjian bantuan militer senilai 2 miliar euro atau Rp 33 triliun untuk menyediakan 1 juta peluru artileri atau rudal ke Ukraina dalam waktu 12 bulan.

Hingga kini, pembelian senjata Uni Eropa untuk Ukraina telah menghasilkan sekitar 224.000 amunisi dan 2.300 rudal senilai  1,1 miliar euro atau Rp 18 triliun.

Artinya, Uni Eropa bahkan belum mencapai seperempat dari targetnya, lebih dari lima bulan setelah inisiatif ini diluncurkan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya