Berita

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida/Net

Dunia

Proposal Anggaran Pertahanan Jepang Tembus Rp 803 Triliun untuk Tahun Fiskal 2024

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 12:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Proposal anggaran pertahanan Jepang meroket hingga 7,7 triliun yen atau setara dengan Rp 803 triliun untuk tahun fiskal 2024. Angka ini naik dari proposal tahun lalu yang sebesar 6,8 triliun yen.  

Proposal tersebut diajukan oleh Kementerian Pertahanan Jepang kepada Kementerian Keuangan pada Kamis (31/8).

Jika disetujui, Reuters mencatat, anggaran ini akan meningkatkan pengeluaran sekitar 1 triliun yen dibandingkan tahun sebelumnya selama dua tahun berturut-turut.


Ini juga bagian dari rencana untuk meningkatkan belanja pertahanan sebesar 43 triliun yen selama lima tahun. Sekaligus bagian dari upaya Perdana Menteri Fumio Kishida untuk menggandakan belanja pertahanan menjadi 2 persen dari PDB pada tahun 2027.

Kemhan Jepang berencana menyisihkan lebih dari 900 miliar yen untuk mengamankan alutsista. Sementara sekitar 600 miliar yen akan digunakan untuk kemampuan logistik.

Anggaran tersebut mencakup pendanaan untuk tiga kapal pendarat baru, dengan total 17 miliar yen, 17 helikopter angkut, senilai lebih dari 300 miliar yen, dan tim transportasi khusus baru untuk meningkatkan kemampuan penempatan.

Jepang juga akan mengalokasikan 75 miliar yen untuk bersama-sama mengembangkan rudal pencegat guna melawan hulu ledak hipersonik dengan Amerika Serikat, dan 64 miliar yen untuk pembuatan jet tempur generasi berikutnya dengan Inggris dan Italia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya