Berita

Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

Hambat Kemajuan Bangsa, SBY Ajak Rakyat Move On dari Mitos

RABU, 30 AGUSTUS 2023 | 20:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Indonesia menuju kemajuan terhambat, karena sebagian masyarakat masih terbelenggu mitos. Meski terkesan sepele, pengaruh mitos terhadap kesadaran kolektif membuat perkembangan bangsa terganggu.

Persoalan mitos itu disinggung Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat menyampaikan pidato kebudayaan di Taman Ismail Marzuki, beberapa waktu lalu.

Menurut SBY, setidaknya ada tiga buku tentang mitos yang akhirnya membentuk karakter rakyat Indonesia. Ketiga buku itu adalah Manusia Indonesia karya Muchtar Lubis, Mitos Pribumi Malas karya Syed Hussein Alatas, dan Asian Drama karya Gunnar Karl Myrdal.


Pada buku karya Mochtar Lubis, manusia Indonesia digambarkan munafik, tidak bertanggung jawab, berjiwa feodal, berwatak lemah, percaya takhayul dan berjiwa seni. Dari lima karakter itu, hanya satu yang konotasinya positif.

"Kalau nggak cocok (dengan karakter di atas) jangan marah sama saya. Marah kepada mendiang Mochtar Lubis, orang yang juga saya hormati," kata SBY, menanggapi buku Manusia Indonesia, dikutip Rabu (30/8).

Sementara itu di buku karya Syed Hussein Alatas, disebutkan, orang Asia Tenggara sebagai pribadi yang malas, terbelakang, dan intelektualitas rendah. Sementara buku Asian Drama memotret watak, karakter, dan kultur manusia Asia yang sulit maju.

Menurut SBY, orang Indonesia hari ini sudah banyak berubah. Mitos negatif yang tertuang dalam tiga buku itu perlahan terbantahkan, seiring perubahan, pergeseran dan transformasi di era globalisasi.

"Karena itu, mitos yang serba negatif itu mungkin sekarang sudah banyak yang berubah. Mungkin juga masih ada pada diri masyarakat Indonesia, manusia Indonesia, maupun bangsa Indonesia," jelas SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu juga menambahkan, ada dua mitos lain yang membayangi Indonesia. Yakni, bila negara ingin sejahtera, maka harus berfokus pada pembangunan ekonomi dan melupakan demokrasi. Kemudian mitos negara harus mengurangi kebebasan bila keamanan ingin stabil.

SBY dengan tegas membantah mitos itu. Dia mengajak rakyat Indonesia 'move on' dan jangan lagi terbelenggu dengan mitos yang menghambat pola pikir.

"Jangan dihantui mitos. Kita bisa hadirkan ekonomi, stabilitas dan keamanan nasional dengan kebebasan pada hak asasi manusia," tandas SBY.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya