Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Pakar Sayangkan Siri dan Alexa Tak Bisa Beri Instruksi tentang CPR

RABU, 30 AGUSTUS 2023 | 17:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Asisten virtual telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Memberikan ramalan cuaca, memutar musik sesuai permintaan dan bahkan memberikan beberapa saran yang pengguna butuhkan.

Tetapi menurut sebuah studi yang diterbitkan para peneliti Amerika Serikat pada Rabu (30/8), asisten virtual tidak bisa melakukan satu hal dengan benar, yakni memberikan instruksi tentang CPR.

"Alexa dari Amazon, Siri dari Apple, Asisten Google, dan Cortana dari Microsoft semuanya telah diuji sejak Februari lalu," ungkap studi tersebut, seperti dimuat The Sky.


Ketika seseorang terkena serangan jantung dan tidak tahu cara mengatasinya, mungkin akan bertanya kepada asisten virtual mereka.

Namun, ketika peneliti AS menanyakan delapan pertanyaan terkait CPR, asisten vritual yang mengeluarkan suara otomatis itu memberikan jawaban yang masih sangat kurang.

Beberapa menjawab dengan mengatakan bahwa mereka tidak tahu atau tidak memahami pertanyaannya,.

"Hanya sembilan dari 32 tanggapan yang diberikan oleh asisten suara yang mendesak seseorang untuk menghubungi layanan darurat untuk meminta bantuan," papar penemuan itu.

Studi ini juga menemukan bahwa pertanyaan yang lebih spesifik cenderung memberikan jawaban yang lebih baik dan ChatGPT yang didukung AI memberikan informasi yang jauh lebih bermanfaat.

Setelah penemuan itu, Microsoft mengatakan alat Bing Chat barunya, yang menggunakan AI, akan segera mengarahkan pengguna untuk menelepon 911 dan kemudian memberikan langkah-langkah dasar tentang cara melakukan CPR.

Google menanggapinya dengan mengatakan mereka selalu berupaya untuk menjadi lebih baik dan menambahkan bahwa penting untuk berkolaborasi dengan komunitas medis.

Sementara itu, Amazon menolak mengomentari kinerja Alexa, dan Apple juga melakukan hal yang sama.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya