Berita

Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022, Anies Baswedan/Ist

Politik

Kisah Anies Pimpin DKI di Masa Pandemi, TKD ASN Dipotong Demi Bantu Warga

SELASA, 29 AGUSTUS 2023 | 23:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Saat Covid-19 menggila, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan mengeluarkan kebijakan pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 25 persen untuk penanganan pandemi.

Hasil pemotongan TKD ASN Pemprov DKI ini kemudian dibelanjakan untuk bantuan sosial (bansos) yang disalurkan kepada keluarga terdampak Covid-19.

Kebijakan Anies ini pun kembali dipertanyakan mahasiswi FISIP UI Irma Josephine. Dia menagih janji Anies soal pembayaran kekurangan TKD para ASN.


Menjawab pertanyaan tersebut, Anies yang saat ini menjadi bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), menjelaskan saat kondisi pandemi, jumlah penerima jaminan sosial di Jakarta meningkat dari yang mulanya 900 ribu menjadi 2,4 juta jiwa.

"Warga diminta untuk di rumah. Dengan warga diminta untuk di rumah, maka banyak sekali warga yang tidak punya pendapatan rutin," jawab Anies saat mengisi diskusi kebangsaan di FISIP UI, Selasa (29/8).

Menyikapi kondisi ini, Anies lantas meminta kesediaan ASN untuk ikut membantu warga yang terpaksa berhenti bekerja karena situasi Pandemi.

"Saya berbicara kepada seluruh ASN, sekarang ini ada uang nilainya Rp1,6 triliun mau dipakai untuk 60 ribu ASN atau dipakai untuk menghidupi 2,4 juta keluarga di seluruh Jakarta, itu TKD," tegas Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memastikan TKD yang sempat dipotong itu akan kembali seiring dengan kembalinya APBD DKI Jakarta.

"Begitu APBD kembali, uang itu dikembalikan. Tapi ingat, bahwa uang itu dikembalikan semata-mata karena dulu dipakai untuk menghidupi tetangga Anda yang tidak bisa makan, tidak cukup pendapatan karena terdampak Covid," tandas Anies.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya