Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Bantah Anak-anak Jokowi Kampanyekan Ganjar, PDIP Ngaku Tak Punya Tim Kampanye

SENIN, 28 AGUSTUS 2023 | 20:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ajakan memilih Ganjar Pranowo yang disampaikan putra sulung dan menantu Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution, diklarifikasi PDI Perjuangan.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengklaim ajakan Gibran dan Bobby tidak bisa dikategorikan sebagai kampanye.

"Berdasar aturan Pemilu, yang tidak boleh itu, pertama, kampanye sebelum saatnya," kata Hasto, saat ditemui di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/8).


Dia juga mengatakan, PDIP, meski sudah mendeklarasikan Ganjar sebagai bakal calon presiden (Bacapres) 2024, hingga kini belum memiliki tim kampanye.

"Kami belum memiliki tim kampanye. Karena tim kampanye nanti didaftarkan di KPU setelah terbentuk pasangan calon presiden dan Cawapres," sambungnya.

Hasto juga berkelit, dengan dalih, status Ganjar belum resmi sebagai Bacapres sebagaimana ditetapkan KPU.

"Ini kan belum ada yang ditetapkan KPU, sehingga komunikasi politik dengan rakyat itu tugas dari Parpol," katanya.

Hasto mengidentifikasi Gibran dan Bobby sebagai petugas Parpol yang memiliki jabatan politik kepala daerah, sehingga berkewajiban menggaungkan nama Ganjar untuk dipilih rakyat.

"Termasuk melakukan sosialisasi calon yang diusung masing-masing partai, agar rakyat tahu ini bagian dari pendidikan politik kepada seluruh rakyat Indonesia," demikian Hasto.

Ajakan memilih Ganjar disampaikan Gibran dan Bobby melalui video yang diposting akun resmi PDIP, di media sosial X.

"Saya, Gibran Rakabuming, mengajak seluruh warga untuk berbondong-bondong ke TPS di 14 Februari nanti untuk memilih PDI Perjuangan dengan Pak Ganjar. Terima kasih," kata Gibran pada video itu.

"Saya Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Medan, ingin menyampaikan dan mengajak bersama-sama memilih pemimpin yang sudah jelas track recordnya, seperti Bapak Ganjar Pranowo, untuk bisa kita pilih pada Pilpres 2024 nanti," urai Bobby yang juga menyampaikan ajakan serupa lewat video.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya