Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Arab Saudi Bangun Resor Ski di Kota NEOM, 75 Persen Pakai Salju Buatan

SENIN, 28 AGUSTUS 2023 | 12:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Arab Saudi tengah membangun resor ski salju di luar ruangan pertama di wilayah Teluk. Resor ini dibangun di belakang pegunungan Trojena, dan menjadi bagian dari megaproyek kota canggih NEOM senilai 500 dolar AS.

Proyek resor ski salju Trojena diumumkan pertama kali oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada tahun 2022.

Dimuat Al Arabiya, resor ini diperkirakan akan menampung 7.000 penduduk, dengan lebih dari 700 ribu pengunjung datang setiap tahunnya. Resor ini akan berisi pusat perbelanjaan, klub malam, lereng saju, hingga diisi  oleh lebih dari 100 acara olahraga hingga musik.


Direktur Eksekutif Trojena, Philip Gullett menyebut topografi dan iklim yang lebih sejuk di Trojena bisa memungkinkan Arab Saudi membangun ski salju di luar ruangan.

“Namun, apa yang kurang diketahui tentang Trojena adalah bahwa Trojena mengalami hujan salju alami setiap tahun dengan suhu di bawah nol derajat sepanjang bulan-bulan musim dingin. Semua ini mendukung Trojena sebagai tujuan olahraga musim dingin," jelasnya.

Agar selaras dengan tujuan membangun kota NEOM yang ramah lingkungan dan hijau, pembangunan rekor ski salju ini menggunakan energi terbarukan, meminimalkan penggunaan air, dan mengoperasikan mesin salju dengan energi netral karbon.

Jalur ski utama di Trojena berada pada ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut. Selama bulan-bulan musim dingin, suhu di Trojena berkisar antara -17 derajat Celcius hingga 22 derajat Celcius, sehingga ideal untuk bermain ski.

Resor ini akan terdiri dari campuran lereng dan permukaan ski kering sebagai fondasi untuk salju alami dan buatan mesin.

Sekitar 75 persen lereng akan ditutupi dengan salju buatan mesin, yang dibuat dengan cara yang paling ramah lingkungan dengan hanya menggunakan air dan udara sebagai bahannya,

“Tidak ada bahan kimia tambahan yang akan digunakan dalam produksi salju Trojena," tambah Gullett.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya