Berita

Karyawan CATL menjelaskan rincian baterai LFP selama peluncuran pekan lalu/Net

Tekno

China Punya Baterai Pengisian Daya Mobil Listrik Super Cepat di Dunia

SENIN, 28 AGUSTUS 2023 | 11:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pengisian daya yang lambat dan jangkauan kilometer yang terbatas membuat peminat mobil listrik berpikir dua kali untuk membelinya.

Sebuah perusahaan China Contemporary Amperex Technology Co., Ltd (CATL) berusaha memberikan solusi dengan menciptakan pengisian daya baterai super cepat pertama di dunia bernama lithium iron phosphate (LFP).

Mengutip The Star pada Senin (28/8), LFP buatan China itu diklaim mampu menempuh jarak 400 km setelah diisi hanya dalam 10 menit.


Bahkan menurut CATL, jika baterai terisi penuh, maka baterai LFP mampu menempuh jarak hingga 700 km.

"Dengan jarak yang jauh dan pengisian daya yang mudah, LFP akan mengantarkan era pengisian daya super cepat pada kendaraan listrik," jelasnya.

Kepala ilmuwan CATL, Wu Kai, mengatakan pembuatan baterai LFP diperkirakan akan dimulai tahun ini dan tersedia secara massal mulai kuartal pertama tahun 2024.

"Kita harus membuat teknologi canggih dapat diakses oleh semua orang dan memungkinkan semua orang menikmati hasil inovasi," ujar Kai.

China terkenal unggul di pasar baterai mobil listrik. Desember tahun lalu, CATL bahkan membuat pabrik produksi pertamanya di luar negeri, yakni di negara bagian Thuringia, Jerman.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya