Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bentrokan Antarpartai di Bangladesh, 50 Orang Terluka

MINGGU, 27 AGUSTUS 2023 | 22:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sekitar 50 pemimpin dan aktivis dari Partai Nasionalis Bangladesh (BNP)  dilaporkan mengalami luka-luka dalam bentrokan yang diwarnai serangan tembakan.

Insiden tersebut terjadi di di daerah Belghar Dakkhin, di bawah unit administratif Lalmai upazila Comilla pada Sabtu (26/8). Ketika itu anggota Liga Awami dilaporkan telah melepaskan tembakan dan menyerang para pemimpin BNP.

Mengutip ANI News pada Minggu (27/8), pihak BNP setempat juga mengklaim bahwa anggota partai saingannya itu telah merusak tempat acara di mana mereka dijadwalkan untuk berkumpul.


Penasihat Ketua BNP sekaligus mantan anggota parlemen, Monirul Haque Chowdhury, mengungkapkan bahwa ia seharusnya hadir di lokasi tersebut pada pukul 5 sore ketika acara dimulai. Namun, ia mendapatkan informasi bahwa beberapa anggota Liga Awami telah mengintai sekitar tempat tersebut sejak pukul 2 siang.

"Mereka akhirnya merusak lokasi dan melepaskan tembakan terhadap orang-orang yang ada di sana. Akibatnya, beberapa pemimpin termasuk Jubo Dal Firoz dan Monir mengalami luka-luka akibat tembakan, bahkan satu orang terkena tembakan di bagian kepala," ujar Chowdhury.

Korban-korban yang terluka telah dilarikan ke Comilla Medical College untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pihak Liga Awami membantah seluruh tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa pendukung BNP lah yang melepaskan tembakan selama unjuk rasa Liga Awami di jalan lokal Gaiar Bhanga-Belghar.

Dalam insiden ini, delapan hingga sembilan anggota Liga Awami dilaporkan mengalami luka-luka.

“Saat itu sedang diadakan aksi damai Liga Awami di desa tersebut. Terjadi kericuhan saat anggota BNP melempar batu pada unjuk rasa Liga Awami,” ujar pihak Liga Awami.

Saat ini, penyelidikan atas kasus bentrokan tersebut masih diluncurkan oleh pihak berwenang Bangladesh.

Liga Awami dan Partai BNP memiliki akar sejarah dan politik yang kompleks. Kedua partai ini telah lama menjadi pemain utama dalam politik Bangladesh dan memiliki pendekatan ideologi, tujuan politik, dan pandangan yang terus berseberangan terhadap berbagai isu.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya