Berita

Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin (kanan)/Net

Politik

KPBB Nilai Kemenperin Seolah Lindungi Pelaku Penyebar Polusi

MINGGU, 27 AGUSTUS 2023 | 09:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah dinilai belum serius dalam mengatasi persoalan polusi udara. Bukannya melakukan aksi nyata, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) malah terkesan melindungi pelaku penyebar polusi.

Kata Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin kesan itu tampak saat Kemenperin bereaksi melihat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel dan menghentikan operasi perusahaan-perusahaan pencemar.

"Seolah-olah ingin melindungi tindak pidana lingkungan hidup dan tindak pidana korporasi," katanya kepada wartawan, Minggu (27/8).


Kemenperin mengklaim perusahaan yang menjadi tanggung jawab binaannya sudah bekerja dengan baik dan memenuhi baku mutu emisi. Tapi di satu sisi, sambung Safrudin, mereka tidak melakukan pengecekan atas kepatuhan perusahaan tentang baku mutu emisi.

Selain itu, Ahmad Safrudin juga klaim Kemenperin mengabaikan kehadiran presiden, tanpa landasan science hase policy, mengabaikan pendapat ahli pengendalian polusi udara, dan tidak melibatkan partisipasi publik.

"Sehingga keputusan yang diambil tidak objektif, semata-mata karena keinginan untuk melindungi kepentingan korporasi yang dibinanya," ujarnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya