Berita

Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra/Ist

Politik

Tidak Ada Cacat Hukum, Yusril Dinilai Bisa Jadi Bacawapres Prabowo

MINGGU, 27 AGUSTUS 2023 | 00:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, bisa menjadi alternatif sosok untuk menjadi bakal calon wakil presiden (bacawapres) yang akan dipasangkan dengan bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto.

Pengalaman di bidang hukum dan pemerintahan, serta jadi ketua umum partai politik yang sejak awal mendukung Prabowo Subianto menjadi bacapres Pemilu 2024 jadi nilai lebih tersendiri bagi Yusril.

Apalagi, Sekjen PBB yang juga Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menilai Prabowo adalah sosok pemimpin yang bisa diajak dialog dan komunikasi, cocok bila disandingkan dengan Yusril.


"Kami optimistis Prabowo menang. Mengenai sosok cawapres, PBB menawarkan Prof Yusril, beliau adalah tokoh bangsa, pakar hukum dan tata negara, tidak ada cacat hukum. Pasangan Prabowo-Yusril sudah cocok itu,” kata Afriansyah Noor di Konsolidasi Zona 1 PBB di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu (26/8).

Yusril sendiri mempercayai semua keputusan Prabowo terkait bacawapres.

Sebab, siapapun yang dipilih oleh Prabowo, mungkin karena pertimbangan kekuatan, perpaduan Islam-Nasionalis, Jawa-luar Jawa, militer-sipil, yang menurut Yusril itu adalah faktor-faktor yang cukup berpengaruh dalam Pilpres.

“Prabowo sudah dua kali maju jadi capres dan belum berhasil. Tapi kali ini dengan dukungan bersama dan keputusan yang tepat yang beliau ambil nanti saat pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden pada Oktober mendatang, insyaAllah sekali ini Prabowo akan memenangkan pertarungan Pilpres,” kata Yusril.

Sejauh ini, selain Gerindra ada beberapa partai politik yang mendukung Prabowo. Mulai dari PKB, PBB, Golkar, dan PAN.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya