Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Meski Diadili, 78 Persen Pendukung Partai Republik Masih Ingin Trump Maju jadi Presiden

SABTU, 26 AGUSTUS 2023 | 22:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terlepas dari kasus hukum yang menjerat mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, ia masih mendapat dukungan kuat dari sebagian besar pendukung Partai Republik.

Menurut lembaga survei Marist Poll, sekitar 78 persen anggota Partai Republik dan 49 persen anggota independen mendukung Trump kembali maju dalam pemilu tahun 2024.

"Banyak anggota Partai Republik tidak terpengaruh oleh permasalahan hukum yang dialami mantan Presiden Donald Trump. Mereka ingin Trump melanjutkannya," ungkap Marist Poll, seperti dikutip dari Presmium Times pada Sabtu (26/8).


Hasil survei itu dikeluarkan tak lama setelah Trump menyerahkan diri ke penjara Fulton County, Negara Bagian Georgia.

Dia menghadapi 13 tuntutan atas kasus konspirasi membalikkan hasil pemilu di Georgia pada tahun 2020.

Trump diberi tenggat waktu untuk menyerahkan diri selambat-lambatnya pada hari Jumat (25/8), pukul 12 siang waktu setempat. Jika tidak dipenuhi, maka Trump akan ditangkap secara paksa dan dimasukkan ke penjara Georgia.

Proses penyerahan diri Trump hanya berlangsung tidak lebih dari 20 menit, setelah itu Trump kembali ke bandara Atlanta, menaiki jetnya, dan terbang kembali ke rumahnya di New Jersey.

Hingga kini, Trump masih menjadi kandidat utama dalam pemilihan presiden partainya. Ia berharap bisa mewakili Republik pada pemilu 2024 melawan Partai Demokrat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya