Berita

Istana Negara, Jakarta Pusat/Net

Publika

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pembangunan di Usia Lanjut

SABTU, 26 AGUSTUS 2023 | 08:34 WIB | OLEH: DR. IR. SUGIYONO, MSI

KETIDAKPUASAN. Ketidakpuasan memicu kekecewaan yang sangat mendalam, yang mendarah daging. Ketidakpuasan memicu marah-marah. Marah-marah di front office humas dalam Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketidakpuasan memicu pelaporan dugaan Tipikor dan TPPU “bacawapres”. Ketidakpuasan terhadap kinerja KPK. Ketidakpuasan memicu gagasan membubarkan KPK. Ketidakpuasan memicu demonstrasi aksi “sejuta” buruh. Ketidakpuasan memicu judicial review terhadap UU 6/2023 Cipta Kerja.

Ketidakpuasan memicu penciptaan syair puisi Sebatang Lisong. Ketidakpuasan memicu penciptaan syair pantun Pagupon Omahe Doro. Ketidakpuasan memicu penciptaan karya lukis Berburu Celeng.


Ketidakpuasan terhadap besarnya persentase penduduk miskin mencapai 40 persen, sekalipun Bank Dunia dan BPS tidak melaporkan angka kemiskinan yang sebesar itu, bahkan kemiskinan menurun. Ketidakpuasan terhadap penurunan Indeks Demokrasi Indonesia.

Ketidakpuasan terhadap peningkatan persentase mahasiswa yang tidak mampu membayar Sumbangan Pembayaran Pendidikan (SPP), yang membahayakan keberlanjutan organisasi perguruan tinggi swasta.

Ketidakpuasan terhadap tingginya biaya kuliah pendidikan perguruan tinggi. Ketidakpuasan terhadap peningkatan identifikasi PKI Gaya Baru. Ketidakpuasan terhadap perealisasian puluhan janji-janji pada periode kampanye pilpres. Ketidakpuasan terhadap kinerja BUMN holding company.

Masih senantiasa terdapat sejuta ketidakpuasan terhadap kinerja pembangunan nasional. Akibatnya, musti ada kambing hitam sebagai pencuci tangan. Solusi tersebut diusulkan berupa pemakzulan dengan target sebulan saja, walaupun pilpres februari 2024 segera tiba.

Target bagaikan berkinerja pemakzulan Mei 1998. Ketidakpuasan di usia lanjut. Ketidakpuasan pensiunan. Ketidakpuasan purnawirawan. Ketidakpuasan guru besar. Ketidakpuasan opung-opung. Ketidakpuasan terhadap kinerja generasi baby boomers, colonial, dan milenial.

Puluhan tahun yang lampau, Ingkang Sinuwun Sri Sultan Hamengkubuwono X memberikan masukan terhadap perkembangan situasi dan kondisi terkini ketidakpuasan terhadap kinerja pembangunan nasional, yaitu persoalan yang ada sekarang ketika itu tidak mungkin diselesaikan oleh sepuluh Mahapatih Gajah Mada sekalipun.

Masukan yang pernah disampaikan Sinuwun, kini terkesan berulang kembali.

Minimal terdapat 100 orang yang tidak puas. Mereka berpidato. Bermusyawarah menyampaikan pendapat. Hadir dalam waktu yang berbeda-beda, bukan hanya Sri Bintang Pamungkas, Sri Edi Swasono, Amien Rais, Rizal Ramli, Suharto, Sunarko, Taufik Bahaudin, Anthony Budiawan, Marwan Batubara, dan seterusnya.

Pada forum yang berbeda, Faizal Basri juga mengungkapkan ketidakpuasan tentang pembangunan hilirisasi nikel lebih menguntungkan China dibandingkan Indonesia.

Makna ketidakpuasan di atas sungguh berbeda dengan hasil survey LSI bulan April 2023 bahwa tingkat kepuasan publik atas kerja Joko Widodo mencapai 81,9 persen. Artinya, ketidakpuasan diderita oleh 18,1 persen dari jumlah sampel responden.

Masukan yang kerap terdengar untuk meredakan ketidakpuasan biasanya antara lain adalah kinerja pembangunan nasional tidak pernah memuaskan semua pihak.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef); Pengajar Universitas Mercu Buana

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya