Berita

Koordinator Divisi Hukum dan Sengketa Panwaslih Aceh, Fachrul Rizha Yusuf/Net

Nusantara

Panwaslih Aceh: Pengawasan Pemilu 2024 Harus Melibatkan Seluruh Stakeholder

SABTU, 26 AGUSTUS 2023 | 03:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Panwaslih kabupaten/kota seluruh Aceh yang baru dilantik, diminta untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder dalam proses pengawasan Pemilu 2024.

Pasalnya, kata Koordinator Divisi Hukum dan Sengketa Panwaslih Aceh, Fachrul Rizha Yusuf, pengawasan tidak bisa hanya dilakukan satu badan saja.

"Tentu perlu melibatkan seluruh stakeholder utama baik unsur pemerintah, aparat penegak hukum, peserta pemilu dan masyarakat dalam pengawasan pesta demokrasi," kata Fachrul Rizha Yusuf kepada Kantor Berita RMOLAceh, Jumat (25/8).


Menurutnya, dalam pelaksanaan pesta demokrasi, perlu adanya melakukan pengawasan pada setiap tahapan. Hal ini mesti menjadi atensi para pengawas di setiap jenjang, agar dapat menekan dan meminimalisir terjadinya pelanggaran maupun kecurangan.

Pelanggaran maupun kecurangan yang mungkin terjadi seperti adanya praktik politik uang, kabar bohong (hoax), isu Sara, hingga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Tentu dalam upaya pencegahan pelanggaran maupun kecurangan tersebut, dapat dilakukan dengan membuka ruang komunikasi diskusi dengan stakeholder utama pemilu," ujarnya.

Selain itu, Fachrul juga meminta Panwaslih kabupaten/kota se Aceh untuk menyampaikan pesan-pesan pengawasan kepada kelompok masyarakat, tentang bahaya politik uang, kampanye hitam dan berbagai bentuk pelanggaran dan kecurangan lainnya dalam Pemilu.

"Kita juga imbau kepada masyarakat, jika menemukan adanya dugaan pelanggaran Pemilu untuk dapat melaporkan langsung ke Panwaslih di daerah masing-masing," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya