Berita

Imigran Ethiopia di perbatasan Arab Saudi dan Yaman/Net

Dunia

Arab Saudi Bantah Bunuh Imigran Ethiopia di Dekat Perbatasan Yaman

JUMAT, 25 AGUSTUS 2023 | 07:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Arab Saudi membantah laporan kelompok hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW) yang menuduh Riyadh telah membunuh ratusan imigran Ethiopia di dekat perbatasan Yaman.

Mengutip sumber resmi pemerintah, Saudi Press Agency pada Kamis (24/8) mengatakan tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak dapat diandalkan.

"(Kami) mengecam munculnya tuduhan palsu oleh beberapa organisasi tentang Kerajaan dan publikasi serta promosi laporan yang dipolitisasi dan menyesatkan dalam konteks kampanye media jahat yang berulang kali diajukan untuk tujuan dan sasaran yang mencurigakan," kata sumber tersebut.


Alih-alih, sumber itu menyebut pemerintah Arab Saudi justru telah memberikan perawatan medis kepada sekelompok orang yang ditembak oleh kelompok bersenjata untuk mendorong mereka memasuki Kerajaan secara paksa dari Yaman.

Lebih lanjut, sumber itu menegaskan bahwa Arab Saudi selalu berkomitmen pada prinsip-prinsip hak asasi manusia, hukum humaniter internasional, dan memberikan layanan kemanusiaan, termasuk bagi mereka yang melanggar keamanan di perbatasan.

Pada Senin (21/8), HRW merilis laporan yang menyebut pejabat Arab Saudi memburuh ratusan imigran dan pencari suaka yang berusaha memasuki negara tersebut lewat perbatasan Yaman.

HRW mencatat, pelanggaran HAM terhadap imigran oleh Arab Saudi telah meluas dan sistematis dalam hampir satu dekade terakhir.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya