Berita

Ketua DPP PKS, Nasir Djamil/RMOL

Politik

Desak Anies Segera Deklarasi Cawapres, Nasir Djamil: Banyak Godaan

KAMIS, 24 AGUSTUS 2023 | 16:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, segera mendeklarasikan bakal cawapresnya. Sebab, di tengah ketidakpastian itu selalu muncul godaan-godaan dari berbagai pihak menjelang hari-H pendaftaran capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Oktober 2023 mendatang.

Demikian disampaikan Ketua DPP PKS, Nasir Djamil, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/8).

“Jadi ya beginilah risikonya ketika memang masing-masing capres belum menentukan cawapresnya. Ya risikonya begini. Isu berseliweran, klaim sana klaim sini, kemudian datang sana datang sini, bilang ini bilang itu. Nah ini risiko memang ketika cawapres belum diumumkan oleh para capres,” papar Nasir.


Anggota Komisi III DPR RI ini mengakui Ketua Bappilu DPP PPP Sandiaga Uno sudah mencoba membangun komunikasi dengan PKS di tengah ramainya wacana Ganjar-Anies. Namun begitu, Nasir menegaskan pihaknya masih komitmen bersama Nasdem dan Demokrat di KPP.

“Komunikasi kan sudah ada, karena Sandiaga dan teman-teman PKS kan bukan orang baru. Jadi, komunikasi-komunikasi personal itu ya sudah dilakukan. Tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Tapi, kami memandang komitmen dan konsistensi itu yang dibutuhkan,” tuturnya.

Atas dasar itu, Legislator asal Aceh ini mendesak Anies Baswedan segera mendeklarasikan bakal cawapresnya. Ia berharap pada September nanti calon pendamping Anies sudah dideklarasikan.

“Selama cawapres belum ditentukan, banyak godaan. Banyak yang menggoda dan ingin digoda,” demikian Nasir.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya