Berita

Unjuk rasa yang diadakan oleh oposisi utama Korea Selatan, Partai Demokrat, untuk menentang keputusan Jepang yang mulai membuang air limbah yang terkontaminasi nuklir di Seoul, Korea Selatan pada 23 Agustus 2023/Net

Dunia

Oposisi Korsel: Pembuangan Air Limbah Nuklir Jepang Bisa Picu Perang Pasifik II

KAMIS, 24 AGUSTUS 2023 | 16:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Keputusan Jepang untuk memulai pembuangan air limbah yang terkontaminasi nuklir ke laut pada Kamis (24/8) telah kembali memicu kecaman keras dari partai oposisi Korea Selatan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Ketua Partai Demokrat Korea, Lee Jae-myung menggambarkan tindakan Jepang yang membuang limbah nuklir ke laut sebagai tindakan teror.

"Jepang, yang di masa lalu telah mengancam hak hidup negara-negara tetangganya melalui perang agresi imperialis, akan kembali membawa bencana tak terpulihkan lainnya bagi Korea Selatan dan negara-negara sekitar Samudera Pasifik dengan melepaskan air limbah nuklir yang terkontaminasi," tegas Lee dalam konferensi pers di hadapan anggota partainya.


Dalam konferensi pers tersebut, Lee mengecam tindakan Jepang dan menggarisbawahi bahwa pelepasan air limbah ini akan diingat dalam sejarah sebagai "Perang Pasifik Kedua".

Ketua partai oposisi itu lebih lanjut menyatakan keprihatinannya atas kekhawatiran dan frustasi yang dirasakan para nelayan dan pedagang terkait pelepasan air limbah radioaktif ini.

Menurut Lee, industri perikanan Korea Selatan akan runtuh, karena laut yang terkontaminasi oleh limbah nuklir tersebut. Untuk itu, ia bersumpah akan melakukan perlawanan habis-habisan terhadap pembuangan tersebut.

Seperti dimuat People, berdasarkan survei yang dilakukan pada bulan Mei terhadap 1.000 warga Jepang, 85,4 persen dari responden menentang keputusan pembuangan air limbah nuklir di perairan Jepang, sementara 72 persen lainnya menyatakan kesiapan mereka untuk mengurangi konsumsi produk laut jika pembuangan ini dilakukan.

Namun, meski telah menerima kritik luas baik dari dalam maupun luar negeri, pemerintah Jepang dikabarkan tetap melanjutkan niatnya dengan memulai pembuangan air limbah Fukushima itu ke laut.

Pembangkit listrik Fukushima Daiichi sendiri diketahui mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi besar dan tsunami pada Maret 2011, dan sejak saat itu, PLTN tersebut telah menghasilkan jumlah air besar yang terkontaminasi oleh zat radioaktif dari pendinginan bahan bakar nuklir.

Keputusan pembuangan tersebut telah banyak dikecam oleh masyarakat Korsel, dan China, yang mengecam Jepang atas kegagalan Tokyo dalam mengambil tanggung jawab terkait limbah nuklir dari kecelakaan Fukushimanya dan menyebut keputusan itu sebagai tindakan "egois dan tidak bertanggung jawab".

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Trenggono Akui Pensiun Dini dari TNI Usai Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 16:24

Razia Balap Liar di Pinang Ranti, Brimob cuma Amankan Satu Sepeda Motor

Senin, 08 Juni 2026 | 16:18

Tujuh Advokat Gugat Otto Hasibuan di PN Balikpapan

Senin, 08 Juni 2026 | 16:05

Silmy Karim Diperiksa Perdana KPK dengan Tangan Diborgol

Senin, 08 Juni 2026 | 16:04

Said Iqbal Merapat ke Istana, Siap Dilantik Jadi Penasihat Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 16:03

Wadirut Pertamina Kunjungi Kilang Balongan Pastikan Operasional Berjalan Baik

Senin, 08 Juni 2026 | 15:57

Jangan Kaget Masalah Ijasah Palsu Tidak akan Selesai

Senin, 08 Juni 2026 | 15:55

KPK Panggil 4 Swasta Kasus Gratifikasi di Lingkungan MPR

Senin, 08 Juni 2026 | 15:47

Profil Shin Tae Yong, Tangan Dingin Penakluk Jerman yang Kini Membesut Persija

Senin, 08 Juni 2026 | 15:45

Nanik S Deyang Berkebaya Biru Jelang Dilantik Jadi Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 15:35

Selengkapnya