Berita

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu/RMOL

Politik

Ketua Dewan Pers: Pemberitaan Pemilu 2024 Jangan Picu Polarisasi

KAMIS, 24 AGUSTUS 2023 | 10:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemberitaan tentang pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 berperan penting untuk menjaga kondusifitas masyarakat.

Harapan itu disampaikan Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, pada Workshop Peliputan Pemilu 2024 Provinsi DKI Jakarta, di Hotel Aloft, Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/8).

"Fungsi pers yang terpenting adalah memastikan masyarakat bisa berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu damai," kata Ninik.


Menurutnya, cara pers mewujudkan Pemilu 2024 agar berlangsung damai, salah satunya memastikan bahwa pemberitaan yang terbit atau tayang tidak melanggar aturan yang berlaku.

"Kita harap tidak ada konflik horizontal. Jangan ada liputan yang melanggar kode etik jurnalistik," harapnya.

Ninik juga mendorong fungsi edukasi pers bisa dimaksimalkan.

"Fungsi pers melakukan edukasi terkait hal-hal penting dalam kepemiluan, soal tahapan Pemilu, DCS, atau DCT, dan integritas para calon," tuturnya.

Karena itu, Ninik berharap pemberitaan Pemilu 2024 yang akan mengemuka di publik tidak seperti yang terjadi pada Pemilu sebelumnya.

"Pengalaman Pemilu 2014, Pemilukada 2017, dan Pemilu 2019, memang harus diakui, pemberitaan menyisakan polarisasi. Media masih digunakan untuk memobilisasi massa, padahal bukan itu tugas media," kata Ninik.

"Pemberitaan dan peran pers harus memberi ruang sebanyak-banyaknya untuk publik dalam berpartisipasi pada Pemilu," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya