Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Perekonomian BRICS Lebih Unggul dari G7 dalam Paritas Daya Beli

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 14:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok BRICS mampu menunjukan bahwa perekonomian masing-masing anggotanya dapat mengungguli perekonomian negara-negara G7, terutama dalam hal paritas daya beli.

Bahkan, menurut Presiden Rusia Vladimir Putin, de-dolarisasi BRICS adalah proses yang tidak dapat diubah dan sedang mengalami kemajuan.

"Negara-negara anggota sedang berupaya untuk menyempurnakan mekanisme penyelesaian bersama yang efektif serta kontrol moneter dan keuangan dan pangsa dolar Amerika Serikat dalam perdagangan intra-aliansi turun menjadi 28,7 persen pada 2022," ujar Putin kepada para peserta Forum Bisnis BRICS.


Ia muncul di Forum Bisnis BRICS melalui tautan video pada Selasa (22/8).

Ia juga mengungkapkan bahwa perdagangan Rusia dengan mitra BRICS lainnya naik 40,5 persen dan mencapai rekor lebih dari 230 miliar dolar AS.

"Dalam hal paritas daya beli, "lima" (maksudnya BRICS yang beranggotakan lima negara; Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan) mampu menandingi Kelompok Tujuh," kata Putin seperti dikutip dari TASS.

Putin menunjukkan bahwa pangsa negara-negara BRICS, yang mencakup lebih dari tiga miliar penduduk global, telah mencapai hampir 26% dari PDB dunia.

Tentang batalnya kesepakatan ekspor biji-bijian dan pupuk Rusia, ia mengatakan sengaja dihalangi.

"Moskow akan siap untuk kembali ke Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam setelah kewajiban kepada Rusia terpenuhi," tegasnya.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya