Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Pesan Megawati ke Jokowi Jelang Pemilu: Meneng Wae, Tetapi Nyambut Gawe

SELASA, 22 AGUSTUS 2023 | 22:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengimbau kader partainya agar tidak terlalu terlibat dalam dinamika politik yang digulirkan oleh para elite. Megawati menginstruksikan agar seluruh kader fokus untuk terlibat langsung dengan rakyat.

Megawati sejak lama telah meramalkan perkembangan politik yang sedang terjadi saat ini. Bahkan, ia pernah membicarakan tentang peta politik saat ini dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah memasuki periode kedua kepemimpinannya.

"Jadi, saya ini dipanggil (Presiden Jokowi) ditanya, 'Bu suasana nanti ketika akan pemilu, kalau menurut ibu, suasananya seperti apa?" kata Megawati menirukan pertanyaan Jokowi dalam acara berbicara dengan kader PDIP di Yogyakarta, Selasa (22/8).


"Saya gampang aja, 'Bapak tahu nggak kalau orang berdansa?'. (Dijawab Jokowi) ‘Loh, saya nanya urusan politik, kok, ibu urusan berdansa'," sambungnya.

Presiden ke-5 RI itu menjelaskan bahwa tarian memiliki simbolisme yang dapat diartikan dengan berbagai cara, baik ketika dilakukan sendiri, berpasangan, atau secara berkelompok. Tariannya dapat dilakukan dengan gerakan datar, pelan, atau cepat. Bahkan, bisa melibatkan pergantian pasangan dalam tarian tersebut.

"Terus beliau (Jokowi) sambil ketawa, 'Oh, saya paham',” ucapnya.

“Nah, nanti suasananya kayak begitu, jadi lihat saja sekarang enggak usah nanti mikir gini, aduh, kok kita dikurung, kita di ini terus, (kita) meneng wae, meneng wae (diam saja, red), tetapi nyambut gawe (bekerja, red) turun ke Akar Rumput, sapa mereka, enggak ada jalan lain," imbuh Megawati.

Dalam acara tersebut, juga hadir Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPD PDIP DIY Nuryadi, serta Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Pacul Wuryanto.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya