Berita

Menteri Digital dan Transportasi Jerman, Volker Wissing saat membayar pedagang sayur di India menggunakan UPI/Net

Dunia

Menteri Jerman Terpukau Saat Gunakan Aplikasi Pembayaran Digital UPI India

SELASA, 22 AGUSTUS 2023 | 20:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aplikasi pembayaran digital India Unified Payments Interface (UPI) berhasil membuat Menteri Digital dan Transportasi Jerman, Volker Wissing, terpukau saat menggunakannya.

Dalam postingan gambar dan video yang diunggah Kedutaan Besar Jerman di India di platform X, Menteri Wissing terlihat menggunakan UPI untuk membayar belanjaannya kepada penjual sayur di New Delhi.

"UPI memungkinkan semua orang melakukan transaksi dalam hitungan detik. Jutaan orang India menggunakannya. Menteri Federal untuk Digital dan Transportasi @Wissing mampu untuk merasakan langsung kesederhanaan pembayaran UPI dan sangat terpesona," cuit Kedutaan, seperti dikutip dari Zee News pada Selasa (22/8).


Wissing juga menyatakan pujiannya untuk UPI yang disebutnya sebagai salah satu kesuksesan India di bidang infrastruktur digital.

"UPI, salah satu kisah sukses India adalah infrastruktur digital," cuitnya.

Menteri Jerman itu pernah datang ke India pada 19 Agustus ketika menghadiri Pertemuan Menteri Digital G20 di Bengaluru.

UPI adalah sistem pembayaran cepat berbasis seluler di India, yang memfasilitasi pelanggan untuk melakukan pembayaran sepanjang waktu secara instan, menggunakan Alamat Pembayaran Virtual (VPA) yang dibuat oleh pelanggan.

Sejauh ini, Sri Lanka, Perancis, UEA, dan Singapura telah bermitra dengan India dalam solusi fintech dan pembayaran yang sedang berkembang.

Juli lalu, Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan bahwa India dan Perancis telah setuju untuk menggunakan mekanisme pembayaran Unified Payments Interface (UPI) di negara Eropa itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya