Berita

Rumah tempat Adolf Hitler dilahirkan, di kota Braunau, Australia Utara/Net

Dunia

Austria Sulap Rumah Kelahiran Hitler jadi Kantor Polisi

SELASA, 22 AGUSTUS 2023 | 12:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Austria mengumumkan rencana proyek untuk merombak kembali rumah kelahiran Adolf Hitler pada 2 Oktober mendatang.

Keputusan tersebut diumumkan Kementerian Dalam Negeri Austria, setelah perselisihan hukum selama bertahun-tahun, dan memutuskan bahwa tempat tersebut akan diubah menjadi kantor polisi yang juga akan digunakan sebagai pusat pelatihan hak asasi manusia.

"Pelaksanaan proyek rencana pembangunan akan dimulai pada tanggal 2 Oktober 2023," ungkap juru bicara Kementerian Dalam Negeri Austria dalam pernyataannya kepada AFP.


Perombakan bangunan bersejarah di kota Braunau, Austria utara, yang menjadi tempat kelahiran Hitler pada tahun 1889 ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan bangunan yang kemungkinan akan dijadikan tempat suci bagi kelompok neo-Nazi atau penggemar Hitler.

Langkah tersebut pun telah diambil sejak 2016 lalu, di mana pemerintah mengambil alih pengendalian bangunan dari pemilik sebelumnya, dan mengakhiri konflik hukum yang panjang.

Mengutip Digital Journal, Selasa (22/8), pembangunan ulang rumah seluas 800 meter persegi ini diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar 20 juta euro atau senilai Rp 334 miliar, yang akan rampung pada 2025, dan mulai dioperasikan pada 2026 mendatang.

Meskipun Hitler hanya menghabiskan waktu singkat di rumah tersebut, namun tempat kelahirannya tetap menarik perhatian para simpatisan Nazi dari berbagai penjuru dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya