Berita

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra/Net

Dunia

15 Tahun Mengasingkan Diri, Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Pulang Hari Ini

SELASA, 22 AGUSTUS 2023 | 10:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra akhirnya kembali pulang setelah 15 tahu mengasingkan diri karena terjerat beberapa kasus dengan ancaman hukuman penjara.

Ribuan pendukung, sebagian besar mengenakan pakaian merah, berkumpul di dekat terminal jet pribadi di bandara Don Mueang untuk menyambut Thaksin pada Selasa pagi (22/8) waktu setempat.

Mereka hadir bersama tokoh-tokoh penting dan anggota parlemen Partai Pheu Thai yang dipimpinnya, serta sejumlah jurnalis lokal dan asing di bandara yang dijaga ketat.


Sebuah jet pribadi yang membawa Thaksin mendarat di Bandara Don Mueang di Bangkok sekitar pukul 9 pagi waktu setempat.

“Sudah waktunya bagi saya untuk bersama rakyat Thailand,” kata Thaksin di Bandara Seletar Singapura sebelum terbang ke Thailand, seperti dikutip Nikkei Asia.

Pihak berwenang berencana membawa Thaksin dari bandara ke Mahkamah Agung, di mana ia akan menjalani prosedur terkait hukuman penjara yang menunggu keputusan.

Kepulangan Thaksin dilakukan beberapa jam sebelum pemungutan suara parlemen utnuk memilih perdana menteri baru. Partai Pheu Thai berharap dapat membentuk pemerintahan baru setelah menjadi perantara koalisi.

Thaksin melarikan diri dari Thailand pada tahun 2008, tak lama sebelum Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman kepadanya karena membantu istrinya, Khunying Potjaman Na Pombejra, membeli tanah utama di daerah Ratchadaphisek dengan harga diskon saat menjadi perdana menteri.

Menurut Bangkok Post, ia menghadapi hukuman penjara 10 tahun dalam tiga kasus, di mana ia dihukum secara in-abstia oleh Divisi Kriminal Pemegang Jabatan Politik Mahkamah Agung.

Menurut penyelidik Thailand, Thaksin akan dipindahkan ke Divisi Kriminal Pemegang Jabatan Politik Mahkamah Agung untuk mendapatkan statusnya sebagai orang yang dicari dan menerima surat perintah penahanannya.

Thaksin kemudian akan diserahkan ke Departemen Pemasyarakatan dan dipindahkan ke Penjara Bangkok.

Mengingat usianya lebih dari 70 tahun, dia mungkin meminta pengampunan kerajaan. Selain itu, ada kemungkinan dia akan dipindahkan untuk penahanan ke Rumah Sakit Departemen Pemasyarakatan, tergantung pada kondisi medisnya.

Selama lebih dari 20 tahun, bahkan dalam ketidakhadirannya, Thaksin telah menjadi tokoh dominan dalam politik Thailand.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya