Berita

Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Jatim Kunci Kemenangan, Prabowo dan Ganjar Berebut Pengaruh Lewat Cawapres NU

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 23:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wilayah Jawa Timur (Jatim) diprediksi menjadi rebutan kontestan Pilpres 2024, terutama bagi bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Prabowo Subianto, dan Bacapres Koalisi PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an menganalisa, dua nama bacapres itu sama-sama punya bekal elektoral yang kuat di wilayah Pulau Jawa. Hanya saja, wilayah Jatim belum dikuasai sepenuhnya baik oleh Prabowo maupun Ganjar.

"Dua Capres ini sama-sama punya saham premium, yaitu Prabowo punya saham premium di Jawa Barat, suaranya saya rasa paling banyak. Kemudian Ganjar di Jawa Tengah. Tinggal di Jawa Timur (belum ada yang menguasai)," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (21/8).


Dalam konteks perolehan suara, kandidat doktor politik Universitas Indonesia (UI) itu memandang wilayah Jatim sebagai pelengkap kemenangan.

"Dari awal saya katakan bahwa dalam konteks 2024 Jatim adalah kunci (kemenangan). Kenapa? Karena di antara tiga Capres, katakanlah yang hari ini unggul adalah Prabowo dan Ganjar," tutur Reza.

"Di Jawa Timur itu, Capres Prabowo maupun Ganjar itu kompetitif secara elektoral. Meskipun tinggi Prabowo, tapi masih di margin of error," jelasnya.

Karena faktor tersebut, Ali menilai perlu bagi dia kandidat Pilpres yang sama-sama dari kubu pemerintahan Presiden Jokowi itu untuk mempertimbangkan tokoh Jatim sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres).

"Artinya apa? Jawa Timur itu sangat menentukan dalam peta elektoral ke depan, sehingga, tokoh-tokoh dari Jawa Timur perlu dilirik terutama kalangan NU (Nahdlatul Ulama)," demikian Ali menambahkan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya