Berita

Aktivis Koalisi Perbaikan Indonesia yang dipimpin Dr Rizal Ramli saat mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Senin (21/8)/RMOL

Politik

KPK: Rizal Ramli Dkk Tidak Jadi Sampaikan Aduan

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 22:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aktivis Koalisi Perbaikan Indonesia (KPI) yang dikomandoi Dr Rizal Ramli dan Amien Rais sudah menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin siang (21/8). Namun ternyata mereka batal menyampaikan aduannya kepada KPK.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, pihaknya membenarkan bahwa Amien Rais, Rizal Ramli, dan puluhan aktivis lainnya datang ke Gedung Merah Putih KPK dengan maksud menyampaikan aduan.

"Mereka sudah ditemui petugas, namun pada akhirnya tidak jadi menyampaikan aduannya," ujar Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (21/8).


Ali menjelaskan, pihaknya membuka ruang dengan sangat terbuka bagi setiap masyarakat yang ingin menyampaikan aduan dugaan tindak pidana korupsi.

"Namun tentunya sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Sehingga layanan publik ini dapat berlangsung dengan tertib," kata Ali.

Dalam mekanismenya, lanjut Ali, KPK akan melindungi identitas para pelapor sebagai bentuk perlindungan.

"Kecuali justru pelapor sendiri yang mempublikasikan identitasnya," pungkas Ali.

Sebelumnya, Rizal Ramli bersama Amien Rais, Ubedilah Badrun, Muslim Arbi, Marwan Batubara, dan sekitar 20-an aktivis yang tergabung dalam KPI telah menyambangi Gedung Merah Putih KPK pada Senin siang (21/8).

Kehadiran mereka bertujuan untuk mendukung KPK memberantas tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu. Termasuk untuk kembali mengusut dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta TPPU yang diduga dilakukan anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, seperti yang pernah dilaporkan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, pada Januari 2022 lalu.

Namun demikian, mereka batal menyampaikan aduan karena ingin menyampaikan aduan langsung kepada pimpinan KPK.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya