Berita

Perbatasan India dan Pakistan/Net

Dunia

Pakistan Tuduh India Tembak Mati Warga Sipil di Perbatasan Himalaya

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 21:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakistan melaporkan seorang warga sipilnya telah ditembak mati oleh pasukan India di perbatasan wilayah Himalaya yang disengketakan. Ini menjadi insiden kekerasan kedua sejak Juni terlepas adanya kesepakatan gencatan senjata.

Inspektur Polisi di wilayah Kotli Kashmir, Riaz Mughal pada Senin (21/8) mengatakan seorang pria berusia 62 tahun terkena tembakan dari pasukan India tanpa alasan ketika dia sedang memotong rumput di dekat Garis Kontrol (LoC), perbatasan de facto antara kedua negara.

Sejauh ini, dimuat Reuters, pihak militer India belum memberikan komentar.


Kashmir yang indah diklaim secara penuh, tetapi hanya dikendalikan sebagian, oleh India dan Pakistan. LoC telah menyaksikan penembakan lintas batas yang intens selama bertahun-tahun sebelum gencatan senjata pada tahun 2021.

Sebelum insiden pada awal pekan ini, dua orang tewas pada Juni oleh tembakan India, yang merupakan insiden besar pertama sejak 2021. India mengakui insiden tersebut tetapi mengatakan orang-orang mencoba menyelinap melintasi perbatasan.

India mengatakan Pakistan melatih dan mendukung militan Islam yang berjuang untuk kemerdekaan Kashmir. Islamabad membantah tuduhan ini dan mengatakan hanya memberikan dukungan moral dan diplomatik untuk mereka.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya