Berita

Deklarasi Nasional Relawan Relasi Gibran di Kudus, Minggu (20/8)/Ist

Nusantara

Dukung Jadi Cawapres Prabowo, Ratusan Santri Bentuk Relawan Relasi Gibran

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 16:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan terhadap Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, untuk ikut bertarung dalam Pemilihan Presiden 2024 (Pilpres 2024) kembali bermunculan. Kali ini, dukungan dari ratusan ratusan santri dari berbagai daerah di Indonesia yang membentuk Relawan Santri untuk Mas Gibran (Relasi Gibran).

Kelompok Relawan ini terdiri dari Santri Alumni Pondok Pesantren, Alumni Madrasah, Jama’ah Majelis Taklim, Jama’ah Yasinan, serta Majelis Shalawat. Mereka melakukan Deklarasi Nasional Relasi Gibran di Blackstone Urban Lounge Kudus, Jawa Tengah, Minggu (20/8).

Para santri ini menilai putra sulung Presiden Joko Widodo itu sebagai tokoh muda yang tepat untuk bisa berkontestasi sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 mendatang, mendampingi capres Prabowo Subianto.


"Relasi Gibran adalah ikhtiar untuk harapan baru, agar Indonesia terus bangkit. Mas Gibran adalah pemimpin muda yang bisa merepresentasikan harapan generasi milenial," ujar Koordinator Nasional Relasi Gibran, Abdul Fuad Amirul Adha, melalui keterangannya, Senin (21/8).

Fuad menjelaskan, sebagai Walikota Solo, dalam kepemimpinannya Gibran sudah menunjukkan bagaimana kesiapan menghadapi berbagai perkembangan dengan tetap memegang teguh identitas budaya dan jatidiri bangsa.

"Kepemimpinan di era sekarang perlu sosok seperti Mas Gibran, yang sejalan dengan semangat santri bahwa kemajuan zaman dengan berbagai teknologinya tak boleh menggerus budaya dan tradisi," tuturnya.

Relasi Gibran, lanjut Fuad, menjadi ikhtiar bersatunya para santri di seluruh Indonesia yang diwujudkan dalam satu ikatan lahir maupun batin.

"Mas Gibran merupakan sosok pemuda yang kinerjanya sangat baik bahkan berprestasi di usia yang terbilang sangat muda, yakni 35 tahun. Sehingga kami santri Indonesia akan mengkonsolidasi semua jaringan santri yang ada untuk mendukung Mas Gibran," tegas Fuad.

Dalam kontestasi Pemilihan Umum 2024 mendatang, tentu Relasi Gibran ingin memiliki sosok pemimpin muda yang inovatif, teruji, dan memiliki rekam jejak yang sudah terbukti.

"Kita membutuhkan harapan baru, harapan anak muda, harapan para santri. Harapan yang sudah teruji," sebut Fuad.

Untuk itu, sambungnya, Relasi Gibran menganggap Indonesia perlu memiliki pemimpin yang dekat dengan anak muda dan santri. Dan menurut Fuad, Gibran adalah sosok yang tepat.

"Itulah yang menjadi alasan kami bergabung di Relasi Gibran," ungkapnya.

Lebih lanjut Fuad menjelaskan alasan kenapa Santri harus menjadi relawan Mas Gibran. Di antaranya,  Gibran merupakan sosok pemimpin muda dan mewakili kaum milenial dan Gen-Z saat ini, memiliki peluang besar untuk memimpin Indonesia, memiliki rekam jejak dan prestasi kepemimpinan yang baik, juga sosok pemimpin yang dekat dengan santri, mencintai Habaib, Ulama, dan Kiai.

Fuad juga membeberkan bahwa nantinya Relasi Gibran akan mengadakan Festival Sholawat Nusantara untuk menyambut bulan Maulid yang akan dimulai dari wilayah Pantura Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Kudus pada September 2023.

"Sudah tidak ada keraguan, kita harus menjadi bagian untuk mendukung Mas Gibran, dan setelah ini kita akan melaksanakan deklarasi Relasi Gibran untuk kemenangan Mas Gibran," demikian Fuad.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya