Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tidak Banyak Ketum Parpol Nyaleg, Terutama Tokoh Masuk Bursa Capres-Cawapres

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 11:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Daftar calon sementara (DCS) yang resmi ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada Jumat pekan lalu (18/8), juga memuat sejumlah nama ketua umum partai politik (Ketum Parpol).

Hal tersebut terungkap dalam publikasi website resmi KPU, infopemilu.kpu.go.id/Pemilu/Dcs_dpr, yang memuat 9.919 nama bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) tahun 2024, di 84 daerah pemilihan (Dapil) DPR RI.

Berdasarkan penelusuran Kantor Berita Politik RMOL, pada Senin (21/8), terdapat 5 nama Ketum Parpol yang terdaftar sebagai Bacaleg dan masuk DCS Pileg 2024.


Jika dirinci, terdapat 4 nama ketum parpol non-parlemen, dan satu nama merupakan ketum parpol parlemen.

Mereka di antaranya Ketum Partai Ummat, Ridho Rahmadi nyaleg dari Dapil Jakarta I nomor urut 1. Kemudian ada nama Ketum PSI, Giring Ganesha nyaleg dari Dapil Jawa Barat I nomor urut 1.

Selain itu, ada nama Ketum Perindo, Hary Tanoesoedibjo terdaftar Bacaleg Dapil Banten III nomor urut 1. Kemudian Ketum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) terdaftar Bacaleg Dapil Kalimantan Barat I nomor urut 1.

Sementara, satu nama Ketum Parpol parlemen yang terdaftar sebagai Bacaleg adalah Presiden PKS, Ahmad Syaikhu yang maju dari Dapil Jawa Barat VII dengan nomor urut 1.

Sedangkan nama-nama ketum parpol peserta Pemilu 2024 lainnya, tidak terdaftar sebagai Bacaleg di dalam DCS Pileg 2024 utamanya yang masuk bursa Capres-Cawapres 2024, seperti Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto; Ketum Golkar Airlangga Hartarto; Ketum PAN Zulikifli Hasan; Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin); hingga Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Selain itu, nama Ketum yang tak mencuat dalam bursa Capres-Cawapres tapi juga tidak masuk DCS Pileg 2024, yaitu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri; Ketum Nasdem Surya Paloh; Plt. Ketum PPP Muhammad Mardiono; Ketum Partai Gelora Anis Matta; Ketum Partai Buruh Said Iqbal; Ketum PKN Anas Urbaningrum; Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, dan Ketum Garuda Ahmad Ridha Sabana.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya