Berita

M. Guntur Romli/Ist

Politik

Kunjungan Prabowo jadi Alasan Guntur Romli Hengkang dari PSI, Ternyata Mau Nyaleg PDIP

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 01:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Muhammad Guntur Romli memutuskan keluar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan alasan adanya kunjungan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada 2 Agustus 2023 lalu. Dia tidak bersepakat ketika PSI digadang-gadang akan bergabung kepada koalisi pendukung Prabowo.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Nasional Relawan Prabowo Digital Team (PRIDE), Anthony Leong mengemukakan bahwa Guntur Romli kini terlihat sudah ada di Daftar Calon Sementara (DCS) di PDIP Daerah Pemilihan Jawa Timur III. Dia menyebut bahwa Guntur Romli mundur dari PSI bukan karena kunjungan Prabowo ke kantor DPP PSI.

"Jika dilihat dari Data KPU terkait DCS caleg Mas Guntur Romli kini sudah ada di PDIP. Tidak mungkin mundurnya hanya karena kunjungan Prabowo. Ini bisa jadi sudah berjalan lama komunikasi politiknya dan mencari momentum untuk keluar pada saat kunjungan Prabowo kemarin," ujar Anthony kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (20/8).


Anthony menyebut bahwa seharusnya perbedaan pilihan politik dan juga prinsip dalam berpolitik diperlukan. Dinamika politik akan terus terjadi menjelang Pemilu 2024 tapi kita perlu memberikan contoh politik yang baik.

"Jangan sampai pertemuan biasa tapi dibuat seakan-akan didramatisir tapi ada agenda berpindah partai dan menuduh PSI. Ini sangat disayangkan jadinya, masyarakat melihat seakan-akan PSI yang disudutkan padahal PSI belum menentukan sikap," tandas Anthony.

Pada Sabtu (5/8) lalu di Bakoel Koffie, Menteng, Jakarta Pusat, Guntur Romli mengumumkan pengunduran dirinya dari PSI.

"Saya ingin menyampaikan hal yang sebenarnya berat bagi saya, karena terkait relasi antara saya dan kawan-kawan yang saya sudah anggap sebagai saudara sendiri, dan PSI yang selama ini saya anggap sebagai "Rumah Politik" saya. Mulai hari ini saya menyatakan keluar dari PSI, sebagai anggota dan kader," kata Guntur Romli.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya