Berita

Bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan/Ist

Politik

Anies Tak Gentar Mendulang Suara di Kandang Banteng

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 00:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan memasang target perolehan suara maksimal di Jawa Tengah (Jateng) pada Pilpres 2024. Anies begitu percaya diri untuk bertarung merebut suara di provinsi yang dikenal sebagai "Kandang Banteng" (basis PDIP) tersebut.

Hasil ini paling tidak menyamai perolehan suara yang didapat Sudirman Said sebesar 42 persen saat melawan Ganjar Pranowo di Pilkada Jawa Tengah 2018 lalu.

Target tersebut disampaikan Anies dalam acara bertajuk 'Temu Relawan Anies Baswedan se-Jawa Tengah' di Semarang, Minggu malam (20/8).


Menurutnya, Jateng bukan wilayah yang sulit dimenangkan meski selama ini provinsi tersebut dikenal sebagai basis utama kubu lawan.

"Jawa Tengah ini merupakan basis lawan. Tapi bukan berarti kita tidak bisa (menang). Tanah ini bukan tandus. Kita bisa menanam ladang-ladang subur di sini," kata Anies.

"Syaratnya nanamnya harus dengan cara yang benar. Cara nanamnya bapak dan ibu yang lebih tahu," sambungnya yang disambut tepuk tangan ratusan relawan yang hadir.

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu  menyebut Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

"Sehingga menang di Jawa Tengah akan berkontribusi pada target pemenangan di seluruh Indonesia. "Makanya saya titip agar semuanya bisa menjangkau dan mengorganisir hingga ke TPS," ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga mengingatkan semua simpul relawan di Jawa Tengah agar maksimal menjaga perolehan suara di tempat pemungutan suara (TPS). Setiap TPS, lanjut dia, minimal dijaga dua relawan.

"Mencari suara itu penting, tapi menjaga suara itu jauh lebih penting," tandas Anies.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya