Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jadi Perhatian WHO, Varian Baru Covid-19 Sudah Terdeteksi di Empat Negara

MINGGU, 20 AGUSTUS 2023 | 14:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Negara-negara di dunia kembali waspada karena para ilmuan menemukan mutasi virus Covid-19 baru yang disebut BA.2.86 dan dijuluki Pirola.

Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan BA.2.86 sebagai varian Covid-19 yang masih dalam pemantauan.

Hingga kini, varian tersebut telah ditemukan di empat negara. Pertama ditemukan akhir pekan lalu oleh ilmuwan Israel, kemudian Denmark. Dua laporan lainnya datang dari Amerika Serikat dan Inggris.


Tiga kasus di Denmark terjadi pada orang-orang di berbagai negara bagian yang tampaknya tidak melakukan kontak satu sama lain.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengatakan bahwa fakta penemuan kasus di empat negara berbeda pada orang tanpa riwayat perjalanan baru-baru ini, menunjukkan virus mengalami penyebaran yang begitu cepat.

"Mereka muncul baru-baru ini dan menyebar dengan cepat," ungkap badan tersebut, seperti dimuat Nine News pada Minggu (20/8).

Sementara itu, para peneliti di University of Michigan, laboratorium yang menemukan kasus Pirola di AS, tidak memberikan informasi tentang pasien asalnya.

Mereka hanya mengatakan bahwa kasus tersebut sedang diselidiki oleh departemen kesehatan terkait.

Menurut Dr Jesse Bloom, yang mempelajari evolusi virus di Pusat Kanker Fred Hutchinson di Seattle, Pirola memiliki lebih dari 30 perubahan asam amino hampir sama dengan subvarian BA.2 Omicron.

"Varian baru memiliki ukuran yang sebanding dengan yang varian awal yang memunculkan Omicron," ungkap Bloom.

Sejalan dengan Bloom, peneliti senior di Statens Serum Institut, Morten Rasmussen juga menilai varian Pirola sangat tidak biasa karena kemunculannya mirip dengan saat Omicron muncul.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya