Berita

Aparat keamanan saat berpatroli di sekitar Jaranwala, Punjab, Pakistan/Net

Dunia

Ulama di Pakistan Diselidiki atas Kasus Kekerasan Massal Terhadap Warga Kristen di Punjab

MINGGU, 20 AGUSTUS 2023 | 07:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang ulama Muslim di Punjab Pakistan menjadi salah satu dari belasan orang yang kini diselidiki atas kasus penyerangan massal kepada seorang warga Kristen pada awal pekan ini.

Kekerasan tersebut dipicu oleh protes massal atas dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh seorang individu Kristen, yang menyebabkan lebih dari 80 rumah Kristen dan 19 gereja dirusak dalam insiden itu.

Menurut keterangan pejabat polisi senior setempat, saat ini terdapat 12 orang, termasuk seorang ulama yang sedang diselidiki karena menggunakan pengeras suara masjid untuk mengerahkan protes atas dugaan penistaan agama.


“Laporan Al Quran telah dinodai disiarkan melalui pengeras suara, dan ulama tersebut diduga mengajak para pengikutnya untuk mati jika tidak peduli dengan Islam,” ujar Kepala polisi Punjab, Usman Anwar.

Menurut penjelasan Anwar, meski ulama tersebut tidak menyerukan untuk membakar rumah, namun situasi menjadi kacau ketika massa berkumpul dan aksi kekerasan tidak dapat dikendalikan.

Mengutip laporan Digital Journal, Sabtu (19/8), saat puncak kejadian lebih dari 5.000 orang dikabarkan mengamuk di lingkungan Kristen di Jaranwala, provinsi Punjab, dan merusak ratusan rumah serta gereja di wilayah itu.

Akibat insiden tersebut, lebih dari 125 orang ditangkap, karena terkait dengan aksi vandalisme setelah pihak berwenang menggunakan teknologi pengenalan wajah, geo-fencing ponsel, dan analisis data dari rekamanan di berbagai media sosial.

Kritikan terhadap aparat keamanan Pakistan juga telah dilontarkan oleh ratusan umat Kristen di wilayah itu, karena dianggap gagal melindungi properti mereka dari serangan massal itu.

Sementara saat ini, dua saudara Kristen telah ditangkap atas kasus penodaan agama setelah merobek halaman Al Quran dengan kata-kata ofensif yang tertulis dan ditempelkan di masjid di Jaranwala.

Polisi Punjab pada Jumat juga telah mengerahkan pasukannya ke 3.200 gereja di seluruh provinsi untuk memberikan jaminan keamanan kepada pemeluk Kristen di wilayah itu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya