Berita

Pertemuan bilateral antara Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura Gan Kim Yong/Ist

Politik

Pertemuan Bilateral, Indonesia-Singapura Sepakat Bentuk Kelompok Kerja Perdagangan

SABTU, 19 AGUSTUS 2023 | 21:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dalam rangka memperkuat kinerja perdagangan, Indonesia dan Singapura sepakat mengadakan pertemuan tahunan di level menteri perdagangan dan membentuk kelompok kerja.

Kesepakatan ini dicapai pada pertemuan bilateral antara Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura Gan Kim Yong hari ini, Sabtu (19/8).

Pertemuan ini berlangsung di sela Pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN yang ke-55 dan Pertemuan Lainnya di Semarang, Jawa Tengah, yang dilaksanakan 17-22 Agustus 2023.


Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan dalam pertemuan itu, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Bris Witjaksono; Staf Khusus Mendag, Bara Krishna Hasibuan; dan Direktur Perundingan Bilateral Johni Martha.

“Saya setuju dan mendukung inisiatif dibentuknya kelompok kerja tersebut karena volume perdagangan Indonesia dengan Singapura yang cukup besar serta sebagai tetangga dekat dalam lingkup ASEAN,” ujar Zulhas, sapaan karibnya.

Pada pertemuan bilateral tersebut, kedua menteri membahas upaya peningkatan kerja sama ekonomi digital melalui ASEAN Digital Economy Framework Agreement dan Joint Initiative on e-Commerce di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Pada Januari-Juni 2023, nilai perdagangan Indonesia dan Singapura tercatat sebesar 14,48 miliar dolar AS.

Sementara pada 2022, nilai perdagangan kedua negara tercatat sebesar 33,76 miliar dolar AS. Nilai ini meningkat dibandingkan tahun 2021 yang tercatat sebesar 27,09 miliar dolar AS.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya