Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pemerintah Argentina Tangguhkan Kenaikan Harga Bahan Bakar Hingga Akhir Oktober

SABTU, 19 AGUSTUS 2023 | 10:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Argentina mengumumkan penangguhan kenaikan harga bahan bakar hingga 31 Oktober mendatang, setelah melakukan diskusi intensif dengan pemerintah dan pemangku kepentingan dalam industri minyak di negara itu.

Mengutip laporan Rio Times, Jumat (18/8), kebijakan penangguhan ini dilakukan sebagai respons terhadap kenaikan harga bahan bakar yang telah diterapkan sebelumnya oleh perusahaan minyak negara, Yacimientos Petrolíferos Fiscales (YPF) sebesar 12,5 persen, serta lonjakan harga oleh beberapa perusahaan minyak swasta terkemuka seperti Shell, Axion, dan Puma.

"Tidak akan ada kenaikan harga lebih lanjut selama periode ini karena nilai tukar yang stabil sedang dipertahankan," ujar Menteri Ekonomi Sergio Massa, seraya menambahkan keputusan itu diambil usai mencapai konsensus dengan produsen minyak, penyulingan, Departemen Energi, Bea Cukai, dan Administrasi Pendapatan Publik Federal.


Ia juga menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini merupakan hasil dari kerja sama antara konsumen, perusahaan, dan pemerintah, di mana masing-masing pihak akan berbagi beban dari dampak pelemahan mata uang.

Keputusan menangguhkan kenaikan harga bahan bakar ini juga datang seiring dengan langkah Bank Sentral Argentina yang telah mengurangi nilai tukar peso, mata uang lokal, sebesar 21,6 persen hingga akhir Oktober, di tengah kenaikan kurs dolar yang tidak resmi.

Dalam pengumumannya, Massa menyoroti peran vital industri minyak dan gas dalam mendukung ekonomi Argentina, terutama dalam mengimbangi dampak penurunan di sektor lain seperti yang diakibatkan oleh kondisi kekeringan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya