Berita

Mantan kepala bank sentral, Shamshad Akhtar yang baru ditunjuk sebagai Menteri Keuangan Pakistan/Net

Dunia

Pakistan Tunjuk Mantan Kepala Bank Negara sebagai Menteri Keuangan

JUMAT, 18 AGUSTUS 2023 | 18:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pakistan telah menunjuk mantan kepala bank sentral, Shamshad Akhtar, sebagai Menteri Keuangan dalam pemerintahan sementara, menjelang pemilihan umum yang akan digelar dalam beberapa bulan mendatang.

Keputusan tersebut diumumkan pada Kamis (17/8), yang membuat Akhtar menjadi satu-satunya wanita yang bergabung dalam kabinet sementara yang terdiri dari 16 anggota itu.

Mengutip laporan The Peninsula pada Jumat (18/8), Akhtar akan mengambil kendali ekonomi Pakistan yang tengah dilanda kesulitan dan bergantung pada dana talangan dari Dana Moneter Internasional (IMF), serta pinjaman dari negara sahabat.


Pemilihan Akhtar didasari atas pengalamannya yang luas dalam bidang keuangan dan ekonomi. Ia sebelumnya  menjabat sebagai menteri keuangan dalam pemerintahan sementara yang mengawasi proses pemilu pada 2018.

Banyak pengamat yang yakin bahwa pengalaman dan keahliannya dapat membantu mengatasi kompleksitas masalah ekonomi yang sedang dihadapi oleh negara tersebut.

"Dia memiliki kualitas luar biasa dan benar-benar mampu menghadapi tantangan ekonomi yang dihadapi negara ini," kata seorang tokoh bisnis terkemuka di Pakistan, Aqeel Karim Dhedhi, dalam pernyataannya.

Sebelum menjadi menteri keuangan, Akhtar telah menjabat dalam berbagai jabatan penting di lembaga keuangan internasional.

Ia pernah menjadi kepala Departemen Asia Tenggara di Bank Pembangunan Asia (ADB) dan juga telah memegang jabatan sebagai gubernur Bank Negara Pakistan sejak 2006.

Selain itu, Akhtar memiliki pengalaman dalam peran senior di Bank Dunia dan mantan penasihat khusus bagi sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang membuatnya dipilih untuk mengisi posisi menteri keuangan saat ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya