Berita

Dari kiri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Tren Positif Elektabilitas PAN, Kini di Angka 4,3 Persen

JUMAT, 18 AGUSTUS 2023 | 16:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Semakin dekat waktu gelaran Pemilu 2024, elektabilitas atau tingkat keterpilihan Partai Amanat Nasional (PAN) kian menunjukkan tren positif.

Teranyar dari survei Indikator Politik Indonesia yang digelar 15-21 Juli 2023, menunjukkan elektabilitas PAN memperoleh angka 4,3 persen.

Pada periode sebelumnya, survei Indonesia Political Opinion (IPO) pada periode 5-13 Juni 2023, PAN meraih elektabilitas 5 persen. Artinya, PAN sudah konsisten mampu lolos ambang batas parlemen 4 persen.


Bagi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, hasil survei itu tentu membangun optimisme perolehan suara PAN sesungguhnya nanti akan lebih baik.

"Memang PAN sering underdog di survei, tapi kenyataannya selalu lolos ke Senayan," ujar Zulhas, sapaan karibnya dalam keterangan tertulis, Jumat (18/8).

Diakui Zulhas, PAN dalam survei, selalu disebut punya tingkat keterpilihan 1 atau 2 persen, tapi kenyataannya lolos dengan 7 persen perolehan suara dalam Pemilu 2019.

"Kalau sekarang di survei 4-5 persen, saya kira hasilnya insya Allah lebih baik nanti," tuturnya.

Zulhas mengatakan hasil survei ini bakal dijadikan masukan bagi partainya sebagai acuan untuk membuat program kerja di pemilu mendatang. Torehan ini, juga membuktikan hasil kerja keras semua kader PAN.

"Semua kader bekerja keras, dari pusat sampai daerah. Saya yakin hasilnya akan maksimal," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya