Berita

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty/RMOL

Politik

Bawaslu Jamin Laporan ke DKPP Tidak Ganggu Hubungan Baik dengan KPU

KAMIS, 17 AGUSTUS 2023 | 16:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Laporan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) soal akses sistem informasi pencalonan (Silon), dipastikan tidak akan mengganggu hubungan baik Bawaslu sebagai pengadu dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty mengatakan, pengaduan dugaan pelanggaran kode etik KPU tidak mengubah hubungan baik di antara lembaga penyelenggara pemilu.

"Hubungan KPU-Bawaslu baik-baik saja. Bawaslu undang KPU, KPU hadir. Begitu pula KPU undang Bawaslu, Bawaslu hadir. Pada konteks hubungan, kami baik-baik saja," kata Lolly kepada wartawan, Kamis (17/8).


Terkait aduan ke DKPP, Lolly memastikan Bawaslu telah mempertimbangkan secara matang dugaan pelanggaran etik seluruh pimpinan KPU karena membatasi akses Silon untuk pengawas.

Di samping itu, Bawaslu mengambil langkah hukum etik karena surat rekomendasi yang dikirim ke KPU tidak diindahkan, padahal sudah mengirim sebanyak empat kali yang isinya meminta pembukaan akses Silon.

"Yang sedang diproses di DKPP, aduan Bawaslu itu berkenaan dengan bagaimana Bawaslu bisa bekerja maksimal dengan akses yang terbuka," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI itu berharap DKPP menerima aduan yang dilayangkan.

"Nanti kalau DKPP menyatakan ini diregister, baru kami (Bawaslu) akan menyampaikan secara lebih berkenaan dengan aduan kami," ucap Lolly.

"Kami menghormati dulu proses verifikasi yang sedang berlangsung di DKPP. Dicek, terpenuhi enggak syarat formil dan materiilnya," tandas dia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya