Berita

Gereja di Provinsi Punjab yang menjadi bulan-bulanan massa yang marah karena penodaan Al Quran/Net

Dunia

Pakistan Tangkap 129 Orang Usai Serangan Gereja di Punjab

KAMIS, 17 AGUSTUS 2023 | 15:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 129 orang ditangkap oleh pihak berwenang setelah serangan mematikan terhadap gereja dan rumah warga Kristen di Jaranwala, Faisalabad, Provinsi Punjab pada Rabu (16/8).

Dalam upaya untuk mengatasi situasi yang memanas, lebih dari 6.000 pasukan keamanan telah dikerahkan ke wilayah tersebut guna menjaga ketertiban umum.

Tidak ada korban jiwa atau cedera yang dilaporkan akibat serangan ini.


Serangan ini muncul sebagai akibat dari tuduhan terhadap seorang pria Kristen yang dituduh merusak kitab suci Islam, Al Quran di kota Jaranwala, yang terletak di distrik Faisalabad, Punjab.

Sejumlah Muslim yang tinggal di daerah tersebut mengklaim bahwa mereka telah menyaksikan seorang pria Kristen dan temannya merobek halaman-halaman dari Al Quran, kemudian membuangnya ke tanah dan menuliskan komentar yang dianggap menghina di beberapa halaman lainnya.

Akibat dari tuduhan ini, sekelompok orang Muslim menyerbu dan merusak rumah pria Kristen tersebut, serta merusak gereja yang ada di sekitar. Rumah-rumah lain yang ditinggali oleh warga Kristen di daerah tersebut juga menjadi sasaran dari aksi kekerasan tersebut.

"Beberapa gereja di wilayah tengah-timur juga telah menjadi korban pembakaran sebagai dampak dari insiden tersebut," kata Uskup Majeed Able, seperti dimuat Yeni Safak, Kamis (17/8).

Perdana Menteri Sementara Anwar ul Haq Kakar mengutuk tindakan ini dan menegaskan bahwa tindakan keras akan diambil terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kekerasan tersebut.

Saat ini, ratusan warga tersebut akan diselidiki, karena tindakan penyerangan tersebut dianggap telah melanggar hukum, dan mengarah pada penargetan minoritas agama di negara tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya