Berita

Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jika Serius soal Food Estate, PDIP Harus Dorong Pansus dan Panggil Presiden

KAMIS, 17 AGUSTUS 2023 | 11:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jika serius ingin menyelamatkan lingkungan akibat program food estate, PDIP jangan hanya menyerang secara politik kepada Presiden Jokowi karena dianggap lebih mendukung Prabowo ketimbang Ganjar. Bentuk Pansus dan panggil presiden!

"Dalam kasus food estate ini, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, tampak ingin menyerang Jokowi. Sedangkan food estate ditangani Menhan Prabowo Subianto. Serangan itu politis belaka, karena Prabowo Capres saingan Ganjar Pranowo," kata Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/8).

Dia mengingatkan, serangan yang dilontarkan Hasto itu bisa ditafsirkan sebagai serangan politik.


"Kalau serangan itu memang serius untuk membela lingkungan, sebaiknya PDIP menginisiasi pembentukan Pansus untuk menyelamatkan lingkungan akibat kerusakan hutan yang ditimbulkan food estate," kata Muslim.

Publik, sambung dia, menunggu aksi Sekjen PDIP melalui Fraksi PDIP di DPR RI untuk membentuk Pansus, jadi tidak sekadar melakukan serangan politik lewat media belaka.

"Tapi PDIP harus ingat, menteri tidak punya visi misi, yang punya visi misi itu presiden. Jadi, kalau serius, jika proyek food estate merusak dan termasuk kejahatan lingkungan, jangan sekadar Pansus, Fraksi PDIP di DPR perlu memanggil presiden, gunakan hak angket tentang kejahatan lingkungan," pungkas Muslim.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya