Berita

Parlemen Thailand/Net

Dunia

Parlemen Thailand Siap Pilih PM Baru pada Pekan Depan

KAMIS, 17 AGUSTUS 2023 | 06:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Anggota parlemen Thailand akan memilih perdana menteri baru minggu depan,  setelah pengadilan menolak tawaran oleh pemenang pemilu "Move Forward" untuk menantang pemblokiran parlemen terhadap kandidatnya.

"Apakah pemilihan perdana menteri akan selesai pada hari itu tergantung pada sesi," kata ketua DPR Wan Muhamad Noor Matha kepada wartawan pada Rabu (16/8), seperti dikutip Reuters.

Ia mengumumkan pemungutan suara 22 Agustus untuk jabatan perdana menteri.


Mahkamah Konstitusi menolak permohonan Move Forward karena masalah teknis, dengan alasan calon perdana menterinya, Pita Limjareonrat, yang dua kali digagalkan oleh parlemen, tidak termasuk di antara para penggugat.

Thailand telah berada di bawah pemerintahan sementara sejak Maret dan parlemen telah mengalami kebuntuan selama berminggu-minggu terkait pembentukan pemerintahan berikutnya, setelah Gerakan Maju yang anti kemapanan menghadapi perlawanan sengit dari anggota parlemen konservatif yang bersekutu dengan militer royalis.

Move Forward adalah pemenang kejutan dari pemilu Mei, didukung oleh pemuda yang sangat besar dan dukungan perkotaan untuk platform kebijakan liberal yang membidik beberapa kelompok kepentingan paling kuat di Thailand, termasuk monopoli bisnis besar dan militer.

Penolakan pengadilan adalah yang terbaru dari serangkaian pukulan untuk Maju. Pita mengatakan partainya tidak akan menyerah untuk memerintah.

"Masalahnya di parlemen, jadi kita akan selesaikan di parlemen," kata Pita.

Partai Pheu Thai, yang menempati urutan kedua dalam pemilihan, menarik dukungannya untuk Move Forward setelah pencalonan kembali Pita ditolak.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya