Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan/Net

Politik

Mendag Zulhas Siap Pimpin Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN di Semarang

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 21:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan akan memimpin pertemuan 55th ASEAN Economic Ministers (AEM) pada 17–22 Agustus 2023 di Padma Hotel, Semarang, Jawa Tengah. Pertemuan ini akan diawali dengan Pertemuan Pejabat Ekonomi Senior dan dirangkai dengan pertemuan terkait lainnya.

“Kemendag selaku titik fokus Indonesia dalam AEM telah melaksanakan persiapan, baik substansi maupun logistik, serta bekerja sama dengan instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” kata Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangannya, Rabu (16/8).

Politisi yang karib disapa Zulhas itu mengatakan, terdapat beberapa manfaat penyelenggaraan rangkaian AEM. Di antaranya mempercepat pemulihan ekonomi nasional, meningkatkan partisipasi Indonesia pada rantai pasokan regional dan global, meningkatkan kerja sama dan kapasitas serta mendukung pencapaian target sentralitas ASEAN sesuai visi dalam masa Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun ini.


Rangkaian pertemuan ini, akan mendukung pertumbuhan digital ekonomi di kawasan, mendorong peningkatan daya saing, memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan di kawasan Asia Tenggara dan mendorong arus investasi.

"Manfaat lainnya, yakni meningkatkan partisipasi pelaku usaha domestik dan internasional serta mendukung promosi dan peningkatan partisipasi UMKM. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan citra baik Indonesia, termasuk Jawa Tengah sebagai sentra pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya," katanya.

Rangkaian pertemuan AEM ke-55 terdiri atas 19 pertemuan dan 9 kegiatan unggulan. Agenda ini akan dihadiri para Menteri dan Wakil Menteri dari berbagai negara. Selain Mendag Zulhas, kegiatan ini akan dihadiri Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang akan memimpin ASEAN Investment Area (AIA).

Selain itu, hadir Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga selaku Pemimpin Delegasi Republik Indonesia (Delri) yang terdiri atas perwakilan kementerian dan lembaga terkait.

“Pertemuan AEM ke-55 ini merupakan pertemuan pamungkas dari rangkaian Pertemuan AEM masa Keketuaan Indonesia 2023. Hasil pertemuan ini akan dilaporkan pada AEC Council (Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN) selanjutnya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang akan dilaksanakan pada September 2023 mendatang,” terangnya.

Ketua Umum PAN itu mengungkapan, terdapat beberapa target yang akan dicapai dalam rangkaian pertemuan ini. Pertama, penyelesaian capaian prioritas ekonomi Indonesia di bawah kewenangan AEM. Pencapaian tersebut di antaranya diwujudkan dengan penyelesaian secara substansi negosiasi Kerangka Kerja Fasilitasi Jasa ASEAN dan penandatanganan Protokol Perubahan Kedua persetujuan pendirian ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA).

Selanjutnya, terdapat beberapa rencana pengesahan seperti pengesahan Dokumen terkait ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), Deklarasi Menteri terkait Kerangka Kerja Inisiatif Industri berbasis Proyek di ASEAN, dan kerangka acuan kerja serta pengaturan pendanaan dari pembentukan Unit Pendukung RCEP untuk dapat beroperasi 2024

Target kedua, yaitu peningkatan kerjasama ASEAN dengan mitra Dialog dan mitra strategis. Di antaranya melalui Program Kerja Perdagangan dan Investasi ASEAN-Uni Eropa 2024-2025, perubahan lini masa penyelesaian perundingan ASEAN-Canada Free Trade Area (ACAFTA) secara substansi pada 2025, desain dan rencana kerja mewujudkan Kemitraan Ekonomi ASEAN-Jepang yang inovatif dan berkelanjutan, serta mengesahkan Terms of Reference (ToR) of the AITIGA Joint Committee dan dokumen lain terkait perundingan ASEAN-India Free Trade Area (AIFTA).

Target pencapaian ketiga yaitu, peningkatan kerja sama antar pelaku usaha di ASEAN dengan negara mitranya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya