Berita

Presiden India, Draupadi Murmu/Net

Dunia

Hari Kemerdekaan ke-77 India, Presiden Murmu Soroti Peran Penting Perempuan India

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 21:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Komunitas India yang tinggal di Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan India yang ke-77 dengan penuh semangat di India House, Jakarta pada Selasa (15/8).

Dalam momentum perayaan bebasnya India dari penjajahan Inggris pada 15 Agustus 1947 lalu itu, Calon Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty mengibarkan bendera nasional India.

Kesempatan tersebut juga digunakan Sandeep untuk membacakan pidato dari Presiden India, Draupadi Murmu, yang disampaikan kepada seluruh rakyat India di New Delhi pada malam Hari Kemerdekaan ke-77 pada 14 Agustus 2023.


Dalam pidato tersebut, Presiden Murmu menyoroti esensi identitas nasional India sebagai "warga negara India", yang melekat kuat di tengah banyaknya keragaman kasta, agama, bahasa, wilayah, keluarga, dan profesi.

"Meskipun setiap individu India memiliki identitas unik, ada satu identitas yang lebih besar dari semuanya, yaitu sebagai warga negara India. Setiap orang memiliki kesempatan, hak, dan tanggung jawab yang sama di negara ini," ujar Murmu.

Selain itu, pada pidato perayaan Hari Kemerdekaan ke-77 ini, Presiden pribumi pertama India itu secara khusus menyoroti peran perempuan yang telah berkontribusi banyak bagi negaranya, termasuk dalam pembangunan dan pengabdian yang membanggakan bagi India.

"Perempuan kita telah mencapai pencapaian luar biasa di berbagai bidang, yang tidak dapat terbayangkan beberapa dekade lalu," jelas Murmu, seraya menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi perempuan dalam memperkuat peran mereka dalam keluarga dan masyarakat.

Presiden berharap India dapat menjadi negara inklusif dan maju pada tahun 2047. Ia pun mengajak semua warga untuk bersatu demi mencapai tujuan tersebut.

Setelah menyampaikan pidato presiden, dalam sambutannya, Duta Besar Sandeep turut memuji kemajuan hubungan antara India dan Indonesia.

Dalam catatannya, perdagangan bilateral India dan Indonesia telah mencapai angka 39 miliar dolar (Rp 595 triliun) pada 2022, yang menjadikan Indonesia sebagai mitra dagang terbesar India di Asia Tenggara.

“India ingin membantu Indonesia dalam meningkatkan produksi produk bernilai tambah sebagai pengganti bahan mentah. Banyak perusahaan India yang tertarik berinvestasi di Indonesia,” ujar Sandeep.

Sandeep berharap kedua negara dapat  semakin memperkuat hubungan lebih jauh di masa depan dan merayakan 75 tahun hubungan diplomatik bersama pada 2024 mendatang.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya