Berita

Perdana Menteri Ukraina, Denys Shmyhal/Net

Dunia

Ukraina Bangun Benteng Perlindungan Senilai Rp 535 Miliar

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 12:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya melindungi perbatasannya dari ancaman militer Rusia dan Belarusia, pemerintah Ukraina memutuskan untuk membangun benteng baru di wilayah Timur Laut.

Menurut laporan Perdana Menteri Denys Shmyhal pada Selasa (15/8), pemerintah telah mengalokasikan dana senilai 35 juta dolar AS atau Rp 535 miliar untuk membangun benteng di dua tempat.

"Kami akan menganggarkan dana pembuatan benteng senilai 911,5 juta hryvnia (Rp 378 miliar) untuk Kharkiv dan 363 juta hryvnia (Rp 150 miliar) untuk Chernihiv," ungkap Shymhal, seperti dimuat The Star.


Wilayah Chernihiv yang berbatasan dengan Rusia dan Belarus, sempat diduduki oleh pasukan musuh, tetapi kemudian berhasil dibebaskan oleh Kyiv.

Sementara Kharkiv timur, yang berbatasan dengan wilayah Belgorod Rusia, sebagian masih diduduki dan telah menjadi tempat pertempuran aktif dalam beberapa pekan terakhir.

Sejak melancarkan serangan balasan, Ukraina secara aktif membangun pertahanan di perbatasan untuk mempertahankan kekuatan yang signifikan di wilayah yang berhasil dibebaskan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya