Berita

Nazila Maroufian/Net

Dunia

Baru Dua Hari Dibebaskan, Polisi Iran Kembali Tangkap Jurnalis Peliput Kasus Mahsa Amini

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepolisian Iran pada Selasa (15/8) kembali menangkap Nazila Maroufian, seorang jurnalis yang mewawancarai ayah Mahsa Amini, hanya dua hari setelah dia dibebaskan dari penjara.

Maroufian dibebaskan dari penjara Evin di Teheran pada Minggu (13/8) dan memposting foto dirinya tanpa kerudung - yang secara hukum diwajibkan untuk dikenakan oleh wanita di depan umum di Iran, ke media sosial.

“Jangan terima perbudakan – Anda pantas mendapatkan yang terbaik!” tulis Maroufian di unggahannya, seperti dikutip dari The National, Rabu (16/8).


Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di AS melaporkan bahwa Maroufian telah ditahan kembali pada Selasa dan dipindahkan ke luar Teheran ke penjara wanita Qarchak yang terkenal dengan kondisinya yang memprihatinkan.

Penangkapan pertama Maroufian terjadi sebulan sebelum peringatan kematian Amini, yang memicu gerakan protes terbesar di Iran dalam beberapa dekade dan menghadirkan ancaman serius bagi rezim.

Keluarga dari lebih dari 500 pengunjuk rasa yang terbunuh sejak kematian Amini mengatakan pihak berwenang terus menekan mereka untuk diam dan memperingatkan mereka agar tidak berkumpul untuk mengenang orang yang mereka cintai.

Keluarga Amini juga telah diserang. Pihak berwenang sebelumnya merusak batu nisannya dan menempatkan keluarganya dalam tahanan rumah saat ribuan orang berkumpul untuk mengenang musim gugurnya yang lalu.

Jurnalis Niloufar Hamedi dan Elaheh Mohammadi, yang pertama kali melaporkan kematiannya, dapat menghadapi hukuman mati.

Ditangkap pada bulan November, kedua wanita tersebut didakwa melakukan korupsi di bumi, propaganda melawan negara dan berkonspirasi melawan keamanan nasional.

Maroufian menerbitkan sebuah wawancara dengan ayah Amini dari kampung halaman Amini di Saqqez, pada bulan Oktober.

Dalam wawancara tersebut, dia menuduh pihak berwenang Iran berbohong tentang kematian putrinya dalam tahanan polisi moralitas.

Wartawan itu pertama kali ditangkap pada November.

Dia kemudian dibebaskan tetapi pada bulan Januari mengatakan dia telah dijatuhi hukuman dua tahun penjara, diskors selama lima tahun, atas tuduhan propaganda melawan sistem dan menyebarkan berita palsu.

Menurut kelompok HAM, Maroufian diperintahkan kembali ke penjara Evin pada awal Juli.

Evin adalah rumah bagi sejumlah besar aktivis, pengacara, dan jurnalis dan merupakan penjara paling terkenal di negara itu.

Dia bukan orang pertama yang ditangkap lagi segera setelah dibebaskan.

Sepideh Gholian ditangkap kembali pada bulan Maret, beberapa jam setelah dibebaskan dari penjara Evin, tempat dia menghabiskan empat tahun sebelumnya.

Dalam sebuah video yang diposting online, dia terlihat meneriakkan slogan-slogan menentang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei di luar gerbang penjara.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya