Berita

Mobil terbakar dan bangunan hancur setelah kebakaran hutan di Lahaina, Maui barat, Hawaii pada 11 Agustus 2023/Net

Dunia

Jumlah Korban Terus Bertambah, Kebakaran Maui Menempati Peringkat Kelima Paling Mematikan dalam Sejarah AS

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 17:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Puluhan orang masih belum ditemukan dalam tragedi kebakaran hutan di Maui. Sementara data terbaru yang ditulis USA Today pada Senin (14/8) menyebutkan korban tewas telah mencapai 98 orang, menjadikannya peristiwa kebakaran hutan paling mematikan di AS dalam lebih dari satu abad.

Pejabat manajemen darurat mengatakan jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat karena tim penyelamat terus menyisir penjuru hutan dan melewati kota bersejarah Lahaina, yang hampir hancur total oleh api.

Ini adalah kebakaran paling mengerikan. National Fire Protection Association (NFPA) dalam laporannya bahkan mengatakan dengan jumlah korban tewas saat ini menjadikannya kebakaran hutan AS paling mematikan kelima yang pernah tercatat dan yang paling mematikan dalam lebih dari 100 tahun.


Kebakaran di pulau terbesar kedua di Hawaii itu mulai terjadi pada 8 Agustus dan belum berhenti hingga saat ini. Jumlah korban jiwa telah melampaui korban kebakaran api terbesar yang pernah terjadi sebelumnya, termasuk kebakaran yang melanda Butte County pada November 2018 yang merenggut nyawa 85 orang.

Dalam catatan sejarah, kebakaran paling mematikan terjadi di Wisconsin utara pada tahun 1871 dan menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Penyebab kebakaran Maui masih dalam penyelidikan. Seperti kebakaran lahan liar besar-besaran sebelumnya di seluruh negeri, kebakaran Maui dipicu oleh kombinasi bentang alam kering dan angin kencang, kata para pejabat.

Tahun 1902, kebakaran melanda perbatasan Washington-Oregon dengan 65 kematian.

Kebakaran Maui juga telah melampaui jumlah korban tewas dari apa yang disebut Kebakaran Besar tahun 1910, di mana 87 orang tewas dalam kebakaran hutan di Idaho Utara dan Montana Barat, menurut NFPA.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya