Berita

Anggota parlemen Jerman, Goekay Akbulut/Net

Dunia

Akibat Unggahan Medsos, Anggota Parlemen Jerman Ditahan Aparat Turki

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 20:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Salah satu postingan yang diunggah anggota parlemen Jerman, Goekay Akbulut diduga menjadi alasan mengapa dirinya sempat ditahan saat bepergian ke Turki.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (13/8), Akbulut menceritakan pengalamannya ditahan selama beberapa jam oleh aparat Turki saat dirinya datang ke negara itu awal bulan ini.

Politisi perempuan dari partai sayap kiri, Die Linke, itu mengatakan telah ditahan di bandara Antalya pada 3 Agustus atas surat perintah dari Jaksa Penuntut Umum Turki.


"Berdasarkan surat perintah yang dikeluarkan, saya ditangkap atas tuduhan teror propaganda," ungkapnya, seperti dimuat Al Arabiya.

Setelah menghubungi Kementerian Luar Negeri Jerman, Akbulut yang merupakan warga keturunan Jerman-Turki-Kurdi itu akhirnya dibebaskan.

Salah satu postingan Akbulut di media sosial, diduga menjadi alasan mengapa dirinya bisa ditahan oleh Turki.

Tidak jelas mana postingan yang dimaksud, tetapi Akbulut memang dikenal kerap mengkritik pemerintah Turki karena melancarkan perang brutal terhadap penduduk Kurdi, baik di luar maupun di dalam negeri mereka.

Perempuan berusia 40 tahun itu tengah berjuang untuk mencabut larangan Jerman terhadap Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Meski begitu, Akbulut mengaku tidak akan takut dan masih mau melakukan perjalanan ke Turki untuk perjalanan dinas.

"Saya akan melakukan perjalanan ke #Tuerkei pada bulan Oktober lagi sebagai bagian dari perjalanan delegasi Grup Parlemen Jerman-Turki," cuit Akbulut di platfom media sosial X.

Jerman adalah rumah bagi komunitas diaspora Turki terbesar di dunia. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, hubungan keduanya menjadi tegang karena Berlin kerap mengkritik kebijakan Presiden Recep Tayyip Erdogan terhadap tersangka kudeta gagal tahun 2016.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya