Berita

Executive Director CNBC Indonesia Intelligence Unit, Muhammad Ma’ruf/Repro

Politik

PR Capres 2024: Benahi Kualitas SDM

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 20:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diatasi calon presiden dan calon wakil presiden 2024.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia pada tahun 2018 berada di urutan ke-74 atau peringkat keenam dari bawah.

Sementara itu, kemampuan membaca siswa Indonesia berada di posisi 74, kemampuan matematika di posisi 73, dan kemampuan sains berada di posisi 71.


Hasil studi PISA 2018 dari OECD juga menunjukkan kemampuan siswa Indonesia dalam membaca skor rata-ratanya 371 atau berada di bawah rata-rata skor OECD, yakni 487.

“Skor tersebut bahkan terus turun dari 402 pada 2009. Skor rata-rata matematika mencapai 379 dengan skor rata-rata OECD 487. Skor sains siswa Indonesia rata-rata 389, sementara skor rata-rata OECD yakni 489,” kata Executive Director CNBC Indonesia Intelligence Unit, Muhammad Ma’ruf memaparkan PR berat Capres 2024 lewat keterangan tertulisnya, Senin (14/8).

Rendahnya skor membaca dan beberapa kategori lain ini mencerminkan kualitas SDM Indonesia masih rendah.

Ma’ruf menuturkan Bank Dunia juga menghitung Human Capital Index (HCI) untuk melihat sejauh mana peran pendidikan dan kesehatan terhadap produktivitas kedepannya.

Pada tahun 2020, HCI Indonesia sebesar 0,54, berada pada peringkat 96 dari 175 negara.

“Buruknya kualitas SDM ini justru terjadi di tengah besarnya alokasi anggaran pendidikan. Pemerintah telah melakukan pemenuhan mandatory anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN. Anggaran pendidikan pun bengkak 182 persen, dari Rp216,72 triliun pada 2010 menjadi Rp612,2 triliun pada 2022,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya