Berita

Bakal calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Mayoritas Koalisi Pemerintah Merapat ke Prabowo, Ganjar Bisa Gagal Diusung Banteng

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 17:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Merapatnya mayoritas partai politik koalisi pemerintah ke bakal calon presiden dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Prabowo Subianto, diprediksi memberi dampak kurang baik bagi bakal calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo.

Bahkan, analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah, memprediksi Ganjar Pranowo bakal kalah pada Pilpres 2024.

“Dengan kondisi ditinggal mitra koalisi dan Jokowi, Ganjar bisa dipastikan kalah. Bahkan mungkin sejak putaran pertama,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/8).


Dedi bahkan menyebut Ganjar bakal di-PHP oleh partai banteng moncong putih. Dengan kata lain, batal diusung partainya sendiri lantaran tidak bisa menjamin kemenangan dalam pertarungan Pilpres 2024 nanti.

Terlebih, alasan dipilihnya Ganjar sebagai bacapres tak lain untuk mendulang suara simpatisan dan loyalis Jokowi. Namun hal itu kini tampaknya tak berlaku lagi.

“Lebih tragis lagi, ia (Ganjar) gagal diusung (PDIP). Karena pengusungan Ganjar sebenarnya sebagai imbalan dukungan Jokowi. Jika tanpa Jokowi, lalu apa bedanya Ganjar dengan Puan?” jelasnya.

Dedi pun meminta agar PDIP tegas terhadap pilihannya, dengan memilih Puan yang merupakan trah Soekarno.

“Lebih baik mereka tegas usung Puan yang jelas lebih pasti mengalir darah merah PDIP dan Megawati,” tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya