Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jika Gibran Cawapres Prabowo, Otomatis Jokowi Berseberangan dengan PDIP

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 07:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo bisa dianggap tidak punya nyali untuk berseberangan dengan PDI Perjuangan, jika menempatkan anaknya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai pendamping Prabowo Subianto yang sudah didukung koalisi besar.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, mengatakan, politik saat ini dianggap sebagai kegamangan Jokowi. Karena, hampir seluruh calon dan partai ikut polanya Jokowi. Sementara, Jokowi sendiri plin-plan dalam menentukan sikap.

"Secara de jure, Jokowi itu kader PDIP, dan Jokowi ini tidak punya nyali politik untuk keluar dari PDIP," ujar Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/8).


Namun, pria yang karib disapa Kang Tamil, manuver yang dilakukan Jokowi membuat para Capres mengikuti kegamangannya itu.

Padahal, menurutnya, kekuatan politik Jokowi adalah semu. Karena, Jokowi tanpa PDIP bukan siapa-siapa, dan hal itu disadari sendiri olehnya. Namun demikian, dia di ruang publik ingin mencitrakan dirinya seolah-olah PDIP tanpa Jokowi bukan siapa-siapa.

Kegamangan Jokowi yang terlihat saat ini, yakni di satu sisi mendukung Ganjar Pranowo yang sudah diusung PDIP. Namun di sisi lain, Jokowi kerap kali mengendorse Prabowo.

"Nah ini yang saya bilang plin-plan atau kegamangan sikap politik Jokowi yang membuat akhirnya semua unsur politik nasional ini ikut gamang dan ikut plin-plan," tuturnya.

Selain itu kata Kang Tamil, permainan politik yang juga sedang dimainkan Jokowi adalah soal gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) soal batas usia minimal Capres-Cawapres agar Gibran bisa menjadi Cawapres.

Kang Tamil meyakini, MK akan mengabulkan batas usia minimal Capres-Cawapres adalah 35 tahun. Sehingga, Jokowi bisa menyodorkan Gibran untuk hari Cawapres.

"Tapi saya sangat pesimis bahwasanya bahwa Gibran akan jadi Cawapresnya Pak Prabowo. Karena dengan Gibran menjadi Cawapresnya Prabowo, Jokowi secara otomatis sudah mengumandangkan untuk berseberangan dengan PDIP," katanya.

"Sekali lagi saya katakan, bahwasanya Jokowi tidak punya nyali untuk itu," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya