Berita

Rizal Ramli saat menerima Amien Rais di kediamannya, Minggu sore (13/8)/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Dagang Kekuasaan Gibran Lebih Ganas Ketimbang Tommy Soeharto

MINGGU, 13 AGUSTUS 2023 | 22:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) oleh anak-anak Presiden Joko Widodo dianggap lebih ganas dari anaknya Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Hal itu disampaikan langsung tokoh nasional, Rizal Ramli usai melakukan pertemuan dengan Ketua MPR RI periode 1999-2004, Amien Rais di kediaman Rizal di Jalan Bangka IX nomor 49R, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu sore (13/8).

"Anak-anaknya (Jokowi) ini KKN semua. Konglomerat swasta mau nyumbang Rp150 miliar hanya buat bisnis pisang goreng doang. Jakarta Selatan banjir sama pisang goreng dengan duit segitu. Ada konglomerat yang nyumbang Rp100 miliar hanya buat cendol. Jakarta Selatan banjir sama cendol mas Amien. Itu namanya trading influence, dagang kekuasaan. Kekuasaan bapaknya yang didagangin. Lebih ganas dari Tommy Soeharto," ujar Rizal kepada wartawan.


Menurut Rizal, Gibran, Kaesang dan Bobby Nasution lebih gawat dalam memanfaatkan kekuasaan bapak mereka. Sebab, kata Rizal,
Tommy melakukan bisnis setelah Soeharto berkuasa selama 15 tahun. Sedangkan anaknya Jokowi kata Rizal, baru tujuh tahun Jokowi berkuasa sudah kebablasan.

"Tidak hanya membangun kerajaan bisnis lewat KKN, tapi juga bangun dinasti politik. Si Gibran itu sudah dirancang sejak pemilihan Walikota di Solo, bahwa dia akan dipersiapkan untuk jadi Wakil Presiden," kata Rizal.

Makanya kata Rizal, UU Pemilu soal batas usia minimal capres-cawapres saat ini sedang coba diubah agar diturunkan supaya Gibran Rakabuming Raka bisa menjadi Bacawapres.

"Benar-benar vulgar dan bejat apa yang dilakukan oleh Jokowi ini. Dia pikir, Indonesia ini kerajaan yang dia mau bangun kembali. Jokowi enggak ngerti sejarah, tidak pernah belajar sejarah yang benar, tidak ngerti bahwa tokoh-tokoh kemerdekaan kita, berjuang dengan keringat, darah, supaya bikin republik. Enak aja loh mau bikin dinasti kerajaan baru, siapa elu? Mohon maaf Mas Amien, saya terpaksa ngomong kaya gini blak-blakan," pungkas Rizal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya